Teknologi 5G Diprediksi Miliki Peran Besar Bagi Industri Otomotif

Di masa depan, kendaraan bisa andalkan teknologi 5G. Simak pandangan tokoh otomotif ini.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Teknologi 5G Diprediksi Miliki Peran Besar Bagi Industri Otomotif
Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G [Shutterstock].

Suara.com - Luca de Meo, Chief Excecutive Officer (CEO) SEAT, produsen otomotif yang bermarkas di Martorell, Spanyol, berpendapat bahwa produsen kendaraan roda empat (R4) akan menjadi salah satu pelanggan besar teknologi 5G di masa depan.

Menurutnya setelah jaringan 5G beroperasi penuh, segala sesuatu bakal mampu terhubung dengan perangkat rumah tangga walaupun si pengguna tengah berada di dalam kendaraan.

Namun demikian, ia juga tidak menampik bila teknologi itu belum bisa diterapkan sepenuhnya. Pasalnya, sejauh ini industri telekomunikasi masih belum mengetahui seberapa menguntungkannya teknologi 5G.

"Saya pikir, secara pribadi industri otomotif akan memainkan peran besar dalam hal investasi, jadi kami akan menjadi salah satu pelanggan besar, namun kami harus kreatif," ujar Luca de Meo kepada Reuters (28/2/2019).

Untuk itu, Luca de Meo menambahkan, perusahaan otomotif perlu bereksperimen dan melihat fungsi dari teknologi tadi. Dengan begitu, nantinya konsumen akan mengatakan ingin membeli mobil dilengkapi teknologi 5G karena mampu mencegah kecelakaan, bisa mendapatkan visual di tikungan, karena sudah tersambung dengan jaringan 5G.

Sejauh ini jaringan 5G memang diharapkan mampu membantu pengembangan mobil swakemudi alias otonom. Dan di sisi lain, timbul pro dan kontra antara pemilihan penggunaan jaringan 5G atau Wi-Fi, dan beberapa produsen otomotif lebih memilih konektivitas Wi-Fi.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini