Jubelmoto, Cara Jual-Beli Motkas Sekarang Jadi Lebih Mudah

Motor bekas alias motkas kini lebih mudah diperoleh lewat Jubelmoto, sebuah aplikasi jual-beli.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jubelmoto, Cara Jual-Beli Motkas Sekarang Jadi Lebih Mudah
Jubelmoto hadir dengan mengoptimalkan fungsi dua fitur OTOMOTO Indonesia [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - OTOMOTO Indonesia, hari ini Selasa (12/3/2019), meluncurkan Jubelmoto sebagai layanan baru untuk membantu proses transaksi jual-beli dan tukar-tambah kendaraan roda dua (R2) bekas alias motor bekas atau motkas.

Jubelmoto hadir dengan mengoptimalkan fungsi dua fitur OTOMOTO Indonesia, yakni Price Engine dan Smart Inspection. Fitur Price Engine membantu penjual dan pembeli untuk mengetahui prakiraan harga pasar motor berdasarkan data motor, tahun pembuatan, jumlah kilometer atau jarak total yang telah dilahap si motor, serta dan lokasi.

Selanjutnya, melalui fitur Smart Inspection, bisa dilakukan pengecekan detail kondisi motor oleh mekanik ahli. Smart Inspection juga memberikan prakiraan harga jual berdasarkan kondisi motor disertai Grade dan perkiraan harganya.

Beberapa contoh motor yang bisa diperjualbelikan di Jubelmoto [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Beberapa contoh motor yang bisa diperjualbelikan di Jubelmoto [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

"Sering orang ragu saat jual-beli, bingung harganya berapa? Di Jubelmoto, kami mengedukasi customer untuk cek harga dan kondisi sebelum transaksi. Dengan Price Engine dan Smart Inspection, ada acuan harga yang jelas, sehingga penjual dan pembeli lebih percaya diri dalam melakukan transaksi," kata Marwoto Soebiakno, Founder OTOMOTO Indonesia, di Jakarta.

Keuntungan lainnya, penjual akan diberikan dua tawaran, berupa Cash Offer (tawaran pembelian tunai 1x24 jam), dan Best Offer (menunggu tawaran harga terbaik selama motor ada di listing website dan sosial media Jubelmoto).

"Price Engine atau Smart Inspection memberikan informasi dua perkiraan harga, satu harga jual ke end user, satu lagi harga jual ke dealer," tukas Marwoto Soebiakno.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini