Royal Enfield Pilih Thailand sebagai Pusat Produksi di Asia Tenggara

Sebelumnya beredar rumor Royal Enfield akan bangun pabrik di Indonesia.

Suara.Com
Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Royal Enfield Pilih Thailand sebagai Pusat Produksi di Asia Tenggara
Diler sepeda motor Royal Enfield di Kuta, Badung, Bali. [Dok Royal Enfield/Suara.com]

Suara.com - Royal Enfield dikabarkan siap membangun fasilitas produksi baru di Thailand demi menyasar pasar di Asia Tenggara. Pabrik itu akan menjadi fasilitas produksi pertama Royal Enfield di luar India.

CEO Royal Enfield Siddhartha Lal mengatakan, Asia Tenggara merupakan pasar yang cukup menjanjikan untuk Royal Enfield. Sedangkan penjualan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir cukup positif.

"Keputusan kami untuk mulai merakit sepeda motor di Thailand merupakan tanda komitmen jangka panjang Royal Enfield dan kepercayaan yang tumbuh di pasar," ujar Siddhartha Lal, dikutip dari Indianautos, Rabu (27/3/2019).

Di Thailand penjualan Royal Enfield memang cukup baik, terutama untuk model klasik. Tercatat Interceptor 650 dan Continental GT 650 sudah terpesan sebanyak 700 unit walaupun baru diluncurkan pada Desember 2018 lalu.

Selain membangun pabrik, Royal Enfield juga berniat untuk memperluas jangkauan diler yang ada. Kepala Bisnis Wilayah APAC Royal Enfield Vimal Sumbly menargetkan sebanyak 15 dealer dan 25 pusat layanan resmi pada Maret 2020.

Sebelumnya sempat beredar rumor Royal Enfield akan mendirikan pabrik di Indonesia, setelah penjualan sepeda motor merek Inggris yang berpusat di India itu terus naik di Tanah Air.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini