Mau Ingatkan Mobil Potong Jalur Namun Kalah Sangar. Beginilah Jadinya!

Terjadi di Rusia, inginnya mengajak tertib lalu-lintas, namun jadinya malah putar balik.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Mau Ingatkan Mobil Potong Jalur Namun Kalah Sangar. Beginilah Jadinya!
Road rage. Sama-sama naik darah karena disalip dan alami tabrakan di jalan raya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Saat menggunakan jalan raya, soal road rage atau pertikaian antarsesama pengendara, baik kendaraan roda empat (R4) atau roda dua (R2) kadang tak terhindarkan. Bisa menyulut emosi, apalagi bila satu pihak sudah menyetir dengan tertib dan patuh rambu lalu-lintas, sementara seterunya melaju tanpa etika.

Dari kejadian road rage, penyelesaiannya bisa beragam. Bila sama-sama mampu meredam emosi serta kontrol diri, hasilnya adalah saling tersenyum atau bahkan bersalaman. Bila sama-sama "panas", bisa-bisa terjadi adu jotos.

Sebuah kejadian road rage terjadi di Rusia dan diabadikan di laman media sosial Twitter dengan akun bernama @CrazyinRussia.

"Menyeramkan"? Tentu saja.

Ceritanya begini, dua sohib, sebut saja Dua Mas Privet (Privet ini berarti Hello, karena merekalah yang masuk pertama dalam tayangan) sedang mengobrol dan salah satu Mas Privet dalam posisi menyetir. Tiba-tiba ada sebuah jip kekinian merangsek dari kiri. Langsung mensejajari mobil Dua Mas Privet dan mendahului, lantas ambil jalur kanan menutup mobil mereka.

Mas Privet pertama langsung tersulut emosinya, sementara Mas Privet kedua berkomentar, "Wah, ndak bener ini, enak saja main potong!"

Jadilah Mas Privet pertama melajukan tunggangan mereka dan ambil alih posisi jalur kembali. Kemudian berhenti di depan jip itu, sehingga pihak yang diambil jalurnya terpaksa mengerem pula.

"Ayo, buka pintunya!" gertak Mas Privet sembari bermodalkan ponsel cerdas di tangan kanan, siap mengabadikan momen pengemudi jip yang terciduk lupa etika berlalu-lintas.

Deskripsinya: Jangan ajak pengemui lain konfrontasi di jalan raya Rusia [Twitter @CrazyinRussia].
Deskripsinya: Jangan ajak pengemudi lain konfrontasi di jalan raya Rusia [Twitter @CrazyinRussia].

Namun pintu depan tak terbuka sehingga ia pindah ke pintu di kedua di dekat pilar B. Sama, pintu belakang ini pun tak terbuka. Sebagai gantinya, jendela diturunkan dan sosok tentara dengan wajah ditutup balaclava mengacungkan senjata api.

Apakah Mas Privet pertama diam saja? Jelas ia ngacir. Siapa tidak seram ditodong begitu? Meski dari sepasang mata di balik balaclava itu agaknya si pemilik mempunyai wajah tampan (wah, salfok jadinya). Dan tentu saja kedua belah pihak tak ada yang mengucapkan kalimat, "Privet?!"

Apakah ini kejadian betulan atau sindiran agar warga setempat semakin tertib berlalu-lintas? Simak video lengkapnya di tautan bawah ini.

Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini