Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif

Tarif otomotif Donald Trump ini dikhawatirkan menghilangkan pertumbuhan manufaktur nasional.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat [Shutterstock].

Suara.com - Delapan organisasi perdagangan Amerika Serikat dilaporkan telah mendesak President of the United States atau POTUS, Donald Trump agar tidak menerapkan tarif impor terhadap kendaraan roda empat (R4) serta suku cadangnya.

Para penanda tangan kesepakatan permohonan kepada POTUS ini adalah organisasi-organisasi perdagangan American Bus Association, American Rental Association, Associated Equipment Distributors, Association of Equipment Manufacturers, The Heavy Duty Manufacturers Association, National Marine Manufacturers Association, Remanufacturing Industries Council, serta Truck and Engine Manufacturers Association. Seluruhnya bergabung dalam Association of Equipment Manufacturers (AEM).

"Penerapan tarif ini mengancam pekerjaan jutaan pekerja Amerika, dan kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya miliaran dolar bagi ekonomi Amerika Serikat," demikian pernyataan AEM dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs web mereka, Jumat (5/4/2019), sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Chevrolet Trax yang dipamerkan tahun lalu di Mandaluyong, Filipina. sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Chevrolet Trax, salah satu produk nasional Amerika Serikat [Shutterstock].

Lebih lanjut disebutkan bahwa penerapan tarif "akan menghilangkan pertumbuhan manufaktur Amerika Serikat, dan peningkatan yang sesuai dalam lapangan pekerjaan serta investasi".

Delapan organisasi perdagangan ini mengatakan bahwa berdasarkan studi, kebijakan yang bakal ditempuh Donald Trump ini "menimbulkan ancaman ekonomi serius" terhadap ekonomi Amerika Serikat, serta kesejahteraan industri otomotifnya.

"Jika pemerintah menerapkan tarif-tarif terhadap industri otomotif, industri kami akan secara tidak sengaja terkena tarif-tarif tambahan di atas tarif-tarif yang sudah kami bayar untuk baja dan aluminium yang diperlukan, serta impor dari China," jelas AEM dalam pernyataannya.

Kebijakan yang siap diterapkan Donald Trump ini menyusul keputusannya akan memberlakukan pajak impor sebesar 25 persen terhadap kendaraan R4 dari Meksiko,  untuk mencegah peredaran narkoba dari Meksiko sekaligus sebagai "catatan" ketidakberhasilan negara itu dalam mengatasi imigran melintas perbatasan menuju Amerika Serikat.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini