Tidak Mau Asal Jual Mobtrik, MINI Ajukan Persyaratan

Perusahaan otomotif MINI menyerahkan putusan melahirkan mobtrik alias mobil listrik kepada konsumen.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tidak Mau Asal Jual Mobtrik, MINI Ajukan Persyaratan
MINI Cooper, salah satu produk MINI [Shutterstock].

Suara.com - Produsen otomotif dunia terus berlomba untuk mengembangkan mobil listrik alias mobtrik sebagai kendaraan masa depan. Namun, di tengah gencarnya para produsen lain mengembangkan mobtrik, MINI justru mengajukan persyaratan soal penjualan kendaraan roda empat (R4) bertenaga baterai alias Electric Vehicle (EV).

Produsen MINI yang berada di bawah naungan BMW Group ini rupanya tidak ingin sembarangan menjual mobtrik atau mobil listrik itu.

"Masalah utamanya, kami tidak tahu seberapa cepat mobilitas listrik berkembang di pasaran. Jadi, secara strategi kami akan membiarkan opsi ini terbuka, tergantung pada keadaan," kata Peter Schwarzenbauer, anggota dewan MINI, dikutip dari Carbuzz, Kamis (11/4/2019).

Sebuah Mini Cooper S Cabrio dipamerkan di Belgrade, Serbia pada Maret 2018. [Shutterstock]
Sebuah Mini Cooper S Cabrio dipamerkan di Belgrade, Serbia pada Maret 2018. [Shutterstock]

Lebih lanjut, Peter Schwarzenbauer menjelaskan, MINI akan meluncurkan mobtrik jika ada konsumen yang menginginkan. Dan sebaliknya, perusahaan tidak akan menjual mobtrik jika tidak ada pemesanan dari konsumen.

Dengan begitu, MINI diperkirakan akan memperhitungkan matang-matang permintaan mobtrik sebelum mereka memproduksinya.

Kendati demikian, produsen yang dilahirkan di Britania Raya itu tak tinggal diam terkait pengembangan mobtrik. MINI telah mempersiapkan pengembangan tunggangan berbahan bakar baterai yang memasok tenaga listrik ini dari kerja sama dengan produsen Great Wall Motors di China.

Namun belum diketahui pasti, apakah motrik itu nantinya akan dipasarkan dalam lingkup global atau hanya untuk memenuhi pasar lokal.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini