Ingin Belanja Mesin di "All You Can Eat"? Begini Konsekuensinya ...

Silakan gendong belanjaan sendiri yang sudah dibeli, mau berat atau ringan, terserah.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Ingin Belanja Mesin di "All You Can Eat"? Begini Konsekuensinya ...
Restoran "All you can eat". Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Sebuah potret yang diunggah di laman Facebook atas nama akun Machinery Passion (20/4/2019) telah menjadi sorotan beberapa pemirsa di Tanah Air. Pasalnya, menggambarkan seorang lelaki bak bertenaga super yang mampu menyampirkan dua mesin kendaraan roda empat (R4) di kedua bahu kiri-kanan. Bak menenteng tas selempang atau menggendong bawaan tak berbobot berat.

Padahal, tahu sendiri yang namanya mesin kendaraan bermotor, terlebih untuk R4. Sebagai penghuni dapur pacu, yang namanya jantung tunggangan ini tak kira-kira bobotnya. Agar bisa lebih enak disandang, masing-masing mesin diikat dengan tali tebal lagi cukup lebar, bisa saja diambil dari seatbelt atau timing belt dari si mesin sendiri. Lantas si lelaki itu melangkah pasti seperti hendak bersiap naik bus atau mengejar pesawat di bandara.

All You Can Carry [Facebook: Machinery Passion].
All You Can Carry [Facebook: Machinery Passion].

Sejatinya, selain kita "mengagumi" kekuatan si lelaki, tak ada hal aneh di balik cara dia saat menggendong mesin di bahu itu. Pasalnya, ia tengah mendatangi pesta barang kampakan alias junkyard bertajuk "$75 All You Can Carry". Kalau di bidang kuliner, bisa diibaratkan sebagai restoran "All You Can Eat".

Yaitu, dengan membayar jumlah tertentu, silakan makan sekenyangnya. Ibaratnya sampai pingsan sekalipun kalau mau, ya dibolehkan, asal tak ada hidangan tersisa di piring.

Di kampakan alias lapak  second hand ini juga berlaku ketentuan serupa: cukup membayar 75 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1 juta, maka boleh membawa pulang semua benda otomotif yang diinginkan. Hanya, embel-embelnya "all you can carry" alias "silakan bawa sendiri", tanpa ada jasa porter untuk bantu-bantu mengangkut.

Jadi, jangan heran bila si Mas ini mendadak tampak perkasa bak tokoh-tokoh film bertenaga super. Kalau ia ditanya, pasti jawabnya, "Ya berat, dong. Memangnya ini tas baju? 'Kan mesin dua-duanya."

Dan buat efisiensi waktu, daripada mondar-mandir mengangkut barang yang dibeli ke tunggangannya di tempat parkir, lebih baik angkut sekaligus. Cerdas dan singkat, bukan?

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini