Bukan untuk Ngebut, Skuter Listrik Dianggap Tidak Langgar Aturan

Disebutkan bahwa kategorinya lebih condong kepada otoped dibandingkan sepeda motor.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Bukan untuk Ngebut, Skuter Listrik Dianggap Tidak Langgar Aturan
Segway Ninebot, mulai moped listrik sampai gokart listrik pun tersedia [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Berbicara soal kehadiran skuter listrik Segway Ninebot di ruas jalan raya seantero Indonesia, Setiawan Winarto, Chief Executive Officer (CEO) SVI Group tidak khawatir bila skuter listrik Segway Ninebot akan terbentur aturan pemerintah terkait aturan lalu lintas.

Menurutnya, selama sepeda bisa dijalankan di jalan raya, maka skuter listrik juga bisa. Di jalan semua pakai helm, dan pengguna di jalan raya sudah makin banyak yang menggunakan, dan sudah tidak bisa dihindari.

"Tak ada masalah di jalan karena speed sudah pada limit 25 km per jam, bukan untuk ngebut. Kalau pemerintah mengeluarkan peraturan kecepatan motor listrik di bawah 40 km per jam. Nah ini bukan motor, lebih mirip otoped," jelas Setiawan Winarto, di Jakarta.

Ia menambahkan, di MRT (Moda Raya Terpadu) Singapura, sudah banyak orang membawa peranti mirip otoped ini, termasuk Segway Ninebot. Indonesia disebutkan biasanya terlambat beberapa tahun dari negara tetangga, namun sudah pasti akan mensejajarkan kondisi dan situasi, apalagi sudah banyak penggunanya di Singapura.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian meluncurkan patroli car free day dengan segway di Bundaran Hotel Indonesia  [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian meluncurkan patroli car free day dengan segway di Bundaran Hotel Indonesia. Sebagai ilustrasi penggunaan Segway [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Sekadar pengingat, SVI Group pada Jumat (10/5/2019) secara resmi telah mengumumkan diri sebagai distributor skuter listrik Segway Ninebot di Indonesia.

Untuk ketersedian, SVI Group saat ini memiliki beberapa lini produk skuter listrik, antara lain Kickscooter ES2, Kickscooter ES4, Drift W1, S Pro, serta Gokart Kit.

Kickscooter ES2 sendiri diklaim mampu melaju dengan kecepatan 25 km per jam, dengan jarak tempuh maksimal 25 km. Sedangkan Kickscooter ES4 dengan bekal double baterai bisa melaju 30 km per jam dengan jarak tempuh maksimal 45 km. Keduanya membutuhkan waktu tiga jam untuk mengisi penuh baterai.

Harganya sendiri dibanderol mulai dari Rp 8 - Rp 12 juta dengan garansi produk satu tahun dan garansi baterai enam bulan. Dengan lini produk yang dipasarkan, Setiawan Winarto menargetkan mampu menjual ratusan sampai ribuan unit sampai akhir tahun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini