Terbakar, Tesla Segera Lakukan Pembaruan Software Baterai pada Model S

Pembaruan software atau perangkat lunak dari Tesla berfungsi melindungi pemakaian baterai.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Terbakar, Tesla Segera Lakukan Pembaruan Software Baterai pada Model S
Tesla Model S P100D mengaspal di Tanah Air. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Mengalami dua kali kasus kebakaran di Shanghai dan Hong Kong yang marak beberapa saat lalu, Tesla Incorporation dikabarkan segera melakukan pembaruan software baterai atas Tesla Model S.

"Setelah kami melanjutkan penyelidikan, Tesla Model S akan mengalami pembaruan perangkat lunak yang mulai diluncurkan hari ini, untuk membantu melindungi dan meningkatkan usia baterai," tulis Tesla Incorporation, seperti dikutip dari Reuters.

Tesla Model 3 dalam Paris Motor show 2018 [Shutterstock].
Tesla Model 3 dalam Paris Motor show 2018 [Shutterstock].

Tesla Incorporation menambahkan, bahwa penyelidikan pihak berwenang telah menemukan beberapa modul baterai mobil yang terbakar. Namun sebagian besar paket baterai tidak rusak.

Dari rekaman CCTV, Tesla Model S yang terbakar di tempat parkir salah satu pusat perbelanjaan di Hong Kong, pada pekan lalu (14/5/2019). mengalami tiga ledakan.

Masalah yang ditemukan pada Tesla Model S ini tentu saja menambah daftar hitam dari produsen otomotif asal Amerika Serikat dengan tampuk pimpinan dipegang oleh Elon Musk. Sejak 2013, tercatat ada 14 kasus kebakaran yang menimpa produk Tesla. Di mana rata-rata kebakaran diakibatkan oleh kecelakaan.

Tercatat sudah ada tiga varian Tesla Model S yang mulai dipasarkan di Indonesia, antara lain adalah varian 75D, P85D, P60D dan terbaru adalah tipe P100D.

Harganya sendiri, untuk Tesla S P100D diberi label cukai Rp 4,4 miliar off the road. Sementara tipe Tesla P 60D adalah Rp 2,2 miliar off the road.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini