Bakal Mudik Bermotor? Inilah Tips dari Polda Kalsel

Bila mesti mudik dengan sepeda motor di Kalsel atau Kalimantan Selatan, sebaiknya siang hari.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Bakal Mudik Bermotor? Inilah Tips dari Polda Kalsel
Pemudik dengan kendaraan roda dua atau motor. Sebagai ilustrasi [ANTARA].

Suara.com - Beberapa saat lalu para pemudik atau mudikers diimbau agar tidak menggunakan kendaraan roda dua atau motor untuk mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Alasannya adalah rawan mengalami laka atau kecelakaan lalu lintas.

Itu sebabnya, Departemen Perhubungan dan berbagai instansi terkait pun menyediakan angkutan mudik gratis atau tak berbayar dilengkapi gerbong serta truk pengangkut motor.

Namun bila terpaksa menggunakan moda transportasi dua roda ini, mudikers bisa menilik wacana yang diberikan oleh Kombes Pol Muji Ediyanto, Direktur Lalu Lintas atau Dirlantas dari Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dikutip dari kantor berita Antara, Dirlantas Polda Kalsel menyatakan bahwa warga di Provinsi Kalimantan Selatan yang mudik Lebaran menggunakan kendaraan bermotor roda dua diingatkan untuk waspada dan menghindari perjalanan di malam hari.

"Dari hasil survei jalur yang kami lakukan di seluruh wilayah Kalsel, ditemukan sejumlah titik rawan laka yang harus diwaspadai pengendara saat mudik," papar Kombes Pol Muji Ediyanto, pada Selasa (21/5/2019), usai rapat koordinasi lintas sektoral pelayanan dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di Rupatama Polda Kalsel.

Di beberapa lokasi jalan, jelas Dirlantas, ditemukan jalan berlubang dan tikungan tajam. Juga jalur minim penerangan, sehingga rawan saat dilintasi pada malam hari.

"Rekan dari Dinas Perhubungan telah menyampaikan, bahwa untuk kerusakan kecil, dilakukan perbaikan satu lapis sehingga jalan bisa dilewati dengan nyaman. Namun lubang cukup besar nantinya akan segera ditambal agar saat arus mudik lebih aman," imbuh Kombes Pol Muji Ediyanto, sembari menambahkan bahwa sarana penerangan jalan juga akan segera dibenahi dan ditambah.

Sementara Wakil Kepala Polda atau Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Aneka Pristafuddin yang memimpin rakor bersama Kabinda Kalsel Brigjen Pol Winarto dan pejabat Dinas Perhubungan, memberikan imbauan bahwa masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat mudik.

"Walaupun kita sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk pengamanan, akan tetapi yang paling utama kesadaran pemudik itu sendiri. Khususnya kendaraan roda dua, di mana kecelakaan cukup menonjol, jadi perlu diantisipasi. Jika lelah atau mengantuk misalnya, segeralah berhenti istirahat," kata Wakapolda Kalsel.

Satu hal lagi, tentang side-trip Lebaran di Kalimantan Selatan, yaitu destinasi wisata Loksado, Dirlantas Polda Kalsel menyatakan perlu antisipasi dengan cara menyiapkan bengkel rujukan atau bengkel mobile untuk memperbaiki kendaraan pemudik yang rusak di tengah jalan, juga mobil derek.

"Kalau menempuh tanjakan, yang kena biasanya kampas kompling dan kampas rem. Jika mobil yang rusak di tepi jalan tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan memicu terjadinya kemacetan," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini