Nissan Direformasi, Penempatan Direktur Renault Picu Konflik

Renault siap menghentikan reformasi Nissan kecuali diberi kesempatan satu ini.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Nissan Direformasi, Penempatan Direktur Renault Picu Konflik
Logo Nissan [Shutterstock].

Suara.com - Peristiwa peradilan mantan ketua aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi serta pimpinan teratas Nissan, Carlos Ghosn, telah melahirkan beberapa putusan. Utamanya menyangkut kelangsungan masa depan Nissan Motor Corporation.

CEO Nissan Motors, Hiroto Saikawa berbicara saat konferensi pers di kantor pusat perusahaan di Yokohama, Prefektur Kanagawa (19/11/2018). Pimpinan Nissan,Carlos Ghosn menghadapi pemecatan setelah ditangkap di Jepang atas tuduhan penyalahgunaan dana keuangan, kata CEO ini [AFP/Behrouz Mehri].
CEO Nissan Motors, Hiroto Saikawa berbicara saat konferensi pers di kantor pusat perusahaan di Yokohama, Prefektur Kanagawa (19/11/2018). Pimpinan Nissan,Carlos Ghosn menghadapi pemecatan setelah ditangkap di Jepang atas tuduhan penyalahgunaan dana keuangan, kata CEO ini [AFP/Behrouz Mehri].

Dikutip dari Reuters, Nissan meyakini bahwa upaya Renault SA untuk menempatkan salah satu direkturnya dalam komite reformasi tata kelola yang direncanakan produsen otomotif asal Jepang ini bisa menimbulkan conflict of interest. Atau konflik kepentingan. Demikian disebutkan oleh salah satu sumber terpercaya kepada Reuters, Senin (10/6/2019).

Sebagai pihak yang memiliki saham sebesar 43,4 persen dari Renault, sebagaimana disebutkan Financial Times, produsen otomotif asal Perancis ini menyatakan bahwa pimpinan aliansi saat ini, Jean-Dominique Senard merencanakan untuk abstain dalam pemungutan suara pemegang saham.

Renault telah mengisyaratkan akan memblokir reformasi yang diluncurkan oleh Nissan setelah skandal Carlos Ghosn, kecuali bila diberikan perwakilan dalam komite dewan baru. Dan hingga kini, Nissan belum mengomentari masalah ini.

Sebagai catatan, mantan pimpinan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn tengah diadili untuk dakwaan memperkecil laporan keuangan menyangkut gaji yang diterimanya saat berkarya di Nissan, serta mengalokasikan kerugian bisnis pribadinya ke perusahaan itu.

Selain tengah diadili untuk masalah itu, pemerintah Perancis saat ini tengah menyelidiki aliran dana Carlos Ghosn kepada anak perusahaan otomotif yang berada di Belanda.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini