Wah, Bisnis Perbengkelan di Indonesia Tertinggal dari Vietnam?

Bisnis perbengkelan di Vietnam tumbuh subur, itu sebabnya ada studi banding dari Tanah Air ke sana.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Wah, Bisnis Perbengkelan di Indonesia Tertinggal dari Vietnam?
Kegiatan di bengkel. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Kualitas bengkel menjadi salah satu pertimbangan pemilik kendaraan saat menjatuhkan pilihan "memeriksakan" atau "mengobati" mobilnya. Oleh karena itu, tak heran bila ada pemilik kendaraan yang setia pada satu bengkel. Atau dengan kata lain, hanya menaruh kepercayaan pada bengkel spesifik untuk layanan servis kendaraan.

Jasa cuci mobil dan bengkel di salah satu sudut Hanoi, Vietnam. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Jasa cuci mobil dan bengkel di salah satu sudut Hanoi, Vietnam. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Kualitas bengkel biasanya ditentukan dari sumber daya manusia atau teknologi yang digunakan. Dan teknologi penunjang biasanya sangat berpengaruh terhadap kualitas bengkel sendiri.

Membandingkan bengkel di Indonesia, Himawan Putra Corporation bersama para mitra bengkelnya, belum lama ini melakukan studi banding ke Vietnam.

Benar saja, ternyata mesin yang digunakan di bengkel-bengkel Vietnam adalah mesin-mesin canggih yang dioperasikan secara otomatis. Hal ini didukung pekerja mereka: sangat gesit lagi cekatan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi mereka.

Para peserta studi banding diperkenalkan kepada bengkel yang menjadi wakil dari Hunter Engineering Company Vietnam, dan diajak mengunjungi beberapa bengkel di sekitar Hanoi, Vietnam sebelah utara untuk melihat perkembangan bisnis bengkel di Vietnam.

"Kami mencoba memberikan sudut pandang dan strategi bisnis dengan mengajak para mitra agar bisa membandingkan serta melihat perkembangan teknologi, juga bisnis bengkel di sini (Vietnam)," jelas Faizal Ramadani, Marketing Manager Himawan Putra Corporation, dalam keterangannya.

Sementara itu, Mr. Son pemilik bengkel Nha ti Tire Hanoi menjelaskan, para pebisnis perbengkelan di Vietnam lebih senang berinvestasi pada mesin - mesin bengkel ketimbang harus mengeluarkan uang banyak untuk urusan desain dan penampakan interior bengkel. Alhasil, mesin-mesin yang mereka gunakan sangat canggih dan sesuai kebutuhan.

"Mengapa kami memilih Hunter sebagai penunjang bengkel kami, karena Hunter satu-satunya yang mendukung kinerja bengkel kami, baik dari sisi kecepatan, akurasi dan efisiensi. Terlebih pemerintahan kami sangat ketat dalam peraturan berkendara terutama dari segi keamanan dan pemerintahan kami sangat memperhatikan itu,” jelasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini