Wah, Aktor dan Politikus Ini Nyamar, Ajak Konsumen Bermobil Listrik

Saksikan, Arnold Schwarzenegger yang doyan geber tunggangan bongsor ikut "nyemplung" dalam mobil test bersama satu keluarga.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Wah, Aktor dan Politikus Ini Nyamar, Ajak Konsumen Bermobil Listrik
Arnold Scharzenegger Museum [Shutterstock].

Suara.com - Aktor kondang Hollywood, politikus, sekaligus mantan walikota  yang kondang sebagai sosok berotot dalam film Terminator, Arnold Schwarzenegger, melakukan cara unik untuk mengajak konsumen beralih ke mobil listrik.

Iklan Arnold Schwarzenegger tentang mobil listrik [YouTube: Arnold Schwarzenegger].
Iklan Arnold Schwarzenegger tentang mobil listrik [YouTube: Arnold Schwarzenegger].

Menyamar sebagai seorang salesman, aktor yang biasa disapa Arnie ini berusaha mengelabui konsumen di sebuah showroom mobil. Mengenakan kumis palsu, wig, dan kemeja Hawaii, Ia tampak memberi tahu pelanggan potensial bahwa era mobil listrik akan segera tiba. Tunggangannya di film Terminator yang full asap juga dipertontonkan. Kemudian ia juga menyamar sebagai manajer, serta turut serta dalam test drive bersama satu keluarga.

Melalui tayangan video berdurasi tiga menit itu, Arnie mengatakan kepada orang-orang yang datang di lokasi penjualan mobil itu, bahwa dunia sudah bosan dengan mobil konvensional. Semua siap untuk sesuatu yang lebih teredam suaranya, lebih murah, sekaligus lebih ramah lingkungan.

"Mobil listrik menghemat uang, waktu, dan lingkungan, tanpa mengorbankan kesenangan dan kegembiraan mengemudi," kata Arnold Schwarzenegger, seperti dikutip dari Autoevolution.

Aksinya dalam video itu sejatinya adalah pariwara terbaru sebuah perusahaan nirlaba asal California yang bermitra dengan lebih dari 40 perusahaan pembuat mobil, lembaga pemerintah, kelompok advokasi, dan perusahaan utilitas yang mendorong peralihan dari kendaraan gas dan diesel ke EV (Electric Vehicle).

Seperti diketahui, industri otomotif dunia memang sedang bergerak menuju kendaraan listrik atau EV. Sementara di Indonesia, pemerintah sudah resmi mencanangkannya dalam Peraturan Presiden No 22 Tahun 2017, yang bertujuan memenuhi target penurunan polusi udara dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Salah satu target dalam peraturan itu adalah peningkatan populasi kendaraan bertenaga listrik atau hybrid pada 2025, yaitu 2.200 unit mobil dan 2,1 juta unit sepeda motor.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini