Mercedes-Benz Ajak Ubah Cara Berbisnis lewat eVito Tourer

Selain mobil pribadi, Mercedes-Benz menghadirkan produk komersial bertenaga listrik. Seperti eVito Tourer.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Mercedes-Benz Ajak Ubah Cara Berbisnis lewat eVito Tourer
Mercedes-Benz Vito dalam sebuah pameran otomotif di Poznan, Polandia [Shutterstock].

Suara.com - Disimak sepintas, Mercedes-Benz eVito Tourer tak jauh berbeda dengan Mercedes Benz Viano, Valente, Metris, atau V-Class, nama alternatif produk ini di beberapa negara.  Secara kategori termasuk di jajaran produk komersial dan berujud van atau mini bus.

Mercedes-Benz eVito Tourer dengan socket dan charger enam jam [screen shot Van Mercedes-Benz].
Mercedes-Benz eVito Tourer dengan socket dan charger untuk pengisian listrik enam jam [screen shot Van Mercedes-Benz].

Namun begitu melongok socket dilengkapi bukaan menyatu bodi, baru disadari, inilah produk dari ekosistem van elektrik atau eVan. Sebuah produk yang dikembangkan Mercedes-Benz untuk turut menyukseskan kendaraan non-emisi.

Dikutip dari situs resminya, Van Mercedes-Benz, perusahaan otomotif Jerman ini mengajak para pebisnis juga ikut serta mengubah langkah mereka. Contoh konkretnya, bila selama ini dikenal pemakaian Mercedes-Benz Vito sebagai taksi, di antaranya di London, ibu kota Britania Raya maka bisa diganti dengan Mercedes-Benz eVito Tourer. Demikian pula berbagai usaha jasa, seperti laundry, antar-jemput anak sekolah, panti orang tua, sampai rumah sakit, dan seterusnya.

Pendek kata, dengan bahan bakar non-emisi, yaitu baterai listrik, kegiatan bisnis tidak akan surut atau terhambat. Malahan seru, karena ikut berkontribusi menjaga lingkungan.

Mercedes-Benz eVito Tourer diambil antara lain dari model Mercedes-Benz Vito berspesifikasi mesin 1.6L dan 2.2L Turbo Diesel atau 2.0L bensin, yang telah lolos uji tabrak standarisasi Eropa dan Amerika Utara.

Sistem penggerak eVito adalah motor listrik, baterai bertegangan tinggi, pengubah tenaga, serta catu daya. Motor listrik memberi tenaga pada roda depan dan mengambil energi yang dibutuhkan dari baterai bertegangan tinggi. Yaitu berkapasitas 41 kWh dengan pelat pelindung mutakhir serta sistem listrik on-board bertegangan tinggi yang mampu dioperasikan secara otomatis. Luaran dari sistem daya ini adalah sebesar 7,4 kW dan dalam kondisi kosong sampai penuh bisa diisi ulang hanya dalam enam jam.

Secara cerdas, Mercedes-Benz eVito Tourer menyiapkan strategi operasional agar kinerja mesin semakin efisien. Yaitu dengan tiga program penggerak, serta empat tahap pemulihan. Dengan cara ini, maka konsumsi listrik tidak terbuang sia-sia dan bisa disimpan sebagai cadangan.

Tersedia aktivasi gerak program dalam bentuk E+, E, serta C yang bisa dioperasikan dari konsol tengah, dan mode berkendara D-, D, D+, serta D++.

Saat pengemudi melakukan pengereman, maka energi baterai disimpan dalam bentuk panas, untuk dikonsumsi saat terjadi percepatan. Demikian pula saat melahap lintasan menurun, tenaga yang tidak digunakan kendaraan juga disimpan dan mesin switch-off secara otomatis. Tahapan-tahapan inilah disebutkan mampu membuat tenaga Mercedes-Benz eVito Tourier PRO muncul maksimal sekaligus efektif dan efisien.

Untuk saat ini, Mercedes-Benz eVito Tourer antara lain telah dioperasikan di Jerman dan Britania Raya, khususnya kota-kota London dan Milton Keynes.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini