Daihatsu Hy-Fun Bakal Jadi Versi Produksi yang Sasar Anak Muda?

Keren, walau dibuat di Jepang, ternyata Hy-Fun ini buah pemikiran Daihatsu Indonesia. Buktinya ini.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Daihatsu Hy-Fun Bakal Jadi Versi Produksi yang Sasar Anak Muda?
Tampilan Hy-Fun merefleksikan berbagai desain tunggangan priduksi massal Daihatsu [Suara.com/Tivan Rahmat].

Suara.com - Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Chandra menyebut sedang melakukan riset untuk mengembangkan mobil bagi kaum milenial.

Hy-Fun, sebuah tunggangan konsep dari Daihatsu di pentas GIIAS 2019 [Suara.com/Tivan Rahmat].
Hy-Fun, sebuah tunggangan konsep dari Daihatsu di pentas GIIAS 2019 [Suara.com/Tivan Rahmat].

Ia memaparkan bahwa pihaknya tengah melakukan diskusi dengan prinsipal, yaitu Daihatsu Motor Corporation.

"Kami riset kegemaran anak muda. Mereka gemar bertualang dan gadget. Kami ingin bikin sesuatu yang baru untuk anak muda," ujar Amel, begitu perempuan ini kerap disapa, saat dijumpai di ICE BSD, Tangerang, baru-baru ini.

Memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, Daihatsu memang memperkenalkan Hy-Fun sebagai mobil konsep berjenis Multi-Purpose Vehicle (MPV). Walaupun diboyong langsung dari Jepang, Amel mengaku mobil itu adalah ide dari Daihatsu Indonesia.

"Yang buat dari Jepang, akan tetapi masukannya dari pihak Indonesia. Kami inginnya mobil itu dream car, mobil yang jadi impian. Kita sudah diskusi bahwa mobil yang paling laku jenis MPV. Makanya kita coba suguhkan MPV yang bisa untuk mobil keluarga, namun diperuntukkan untuk kaum milenial," terang Amelia Chandra.

Sementara itu, Marketing and CR Division Head PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso menyampaikan, saat ini untuk menampilkan produk baru memang dipamerkan dalam bentuk mobil konsep dahulu, kemudian diproduksi massal. Karena itu, dalam penerapannya bisa jadi tidak semua harus diteruskan menjadi mobil versi produksi.

"Satu atau dua teknologi bisa jadi diimplementasikan, atau dari existing product," tutup Hendrayadi Lastiyoso.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini