Riset: Fitur Keyless pada Kendaraan Ternyata Tak Sepenuhnya Aman

Dalam riset diketahui, fitur keyless rupanya dapat dengan mudah dibobol oleh pencuri yang melek teknologi.

Suara.Com
Arsito Hidayatullah | Manuel Jeghesta Nainggolan
Riset: Fitur Keyless pada Kendaraan Ternyata Tak Sepenuhnya Aman
Ilustrasi mobil dan fitur keyless. (Shutterstock)

Suara.com - Fitur keyless sudah menjadi tren pada mobil atau motor keluaran terbaru. Pasalnya, fitur ini dianggap sebagai fitur yang paling aman dalam mencegah pencurian kendaraan.

Fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada kendaraan premium ini disebut sebagai fitur yang paling aman. Namun seperti diwartakan CarBuzz, fitur keyless rupanya tidak benar-benar aman.

Dalam riset yang dilakukan oleh WhatCar, fitur keyless rupanya dapat dengan mudah dibobol oleh pencuri yang melek teknologi. Dengan menggunakan perangkat relay dan pemancar khusus, mereka dapat menyampaikan sinyal key fob untuk membuka kunci.

Bahkan untuk membuka hingga membawa kendaraan, pencuri hanya membutuhkan waktu 10 detik. Akan tetapi, dalam riset itu juga disebut bahwa tidak semua fitur keyless dapat dengan mudah dikelabui.

Beberapa produsen seperti Audi, BMW, Ford dan Mercedes-Benz, telah memperkenalkan teknologi deteksi gerakan di dalam kunci mobil mereka. Jika kunci tidak tersentuh, dia berhenti memancarkan sinyal.

Sedangkan produsen seperti Jaguar Land Rover telah mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memperkenalkan teknologi radio ultra-band lebar yang mentransmisikan berbagai sinyal dari kunci, yang berarti pencuri tidak dapat mengunci sinyal dan menipu kendaraan.

Sebagai informasi, fitur keyless bekerja menggunakan sistem wireless. Tetap ada kuncinya, namun tidak berbentuk kunci pada umumnya, hanya seperti remote untuk membuka pintu atau menyalakan mesin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini