Lamborghini Baru Dari Diler Lakalantas, Pengemudi: Ternyata Cepet Banget

Si pengemudi masih merasakan euforia saat pertama kali mengemudikan Lamborghini.

Suara.Com
Dany Garjito | Praba Mustika
Lamborghini Baru Dari Diler Lakalantas, Pengemudi: Ternyata Cepet Banget
Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)

Suara.com - Seorang pengemudi mobil Lamborghini Diablo mengalami lakalantas sesaat setelah pergi meninggalkan diler. Mobil yang baru dibelinya itu menabrak pohon, karena kaget dengan kecepatan Lamborghini yang ia kemudikan.

Dilansir Carscoops, kecelakaan ini terjadi di Sydney, Australia pada 9 September 2019, diketahui dari unggahan Australia Crash Investigation Unit di jejaring Facebook.

"Seorang pengemudi mobil terlihat begitu kecewa setelah kehilangan kontrol, masuk ke semak-semak dan menghancurkan Lamborghini Diablo barunya seharga Rp 4.8 miliar miliknya," tulis akun tersebut.

Beruntung si pengemudi mobil beserta seorang penumpang lain selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Dari foto-foto evakuasi Lamborghini Diablo tersebut, terlihat kerusakan parah terjadi di bagian depan terutama atap dan pintu.

Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)
Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)

Lamborghini Diablo merupakan mobil lansiran tahun 1993 yang ditenagai mesin V-12 berkapasitas 5.7 liter yang mampu menghasilkan tenaga hingga 485 daya kuda dan torsi 580 Nm.

Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)
Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)

"Si pengemudi memacu mobilnya hingga 320 kilometer per jam dan penumpang pria selamat tanpa luka. Pengemudi kehilangan kontrol, mobil terbang ke luar jalan dan masuk ke semak-semak," kata seorang saksi.

Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)
Lamborghini Diablo Lakalantas. (Facebook/Australian Crash Investigation Unit)

"Mobil sudah hancur parah dan pengemudi mobil terus mengatakan itu mobil baru dan menganggap bisa diperbaiki lagi."

Diduga, karena Lamborghini Diablo adalah mobil tua, si pengemudi tak menyadari kalau mobil tersebut belum dilengkapi peranti elektronik yang bisa mengontrol kecepatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini