Dari Lomba Pelopor Pelajar Keselamatan Lalin, Ini Karya Rangkasbitung

Sebuah peranti otomotif inovatif diharapkan menjadi juara Pelopor Pelajar Keselamatan Lalu Lintas (PPKLL).

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Dari Lomba Pelopor Pelajar Keselamatan Lalin, Ini Karya Rangkasbitung
Ilustrasi detektor safety mobil terhdap subjek lainnya seperti kendaraan sampai marka jalan [Shutterstock].

Suara.com - Kejuaraan skala nasional bertajuk Pelopor Keselamatan dalam Berlalu Lintas (PPKLL) digelar oleh Kementerian Perhubungan di Hotel Arya Duta, Jakarta, memperebutkan gelar juara dari 34 provinsi di Indonesia.

Dikutip dari kantor berita Antara, wakil yang dipilih dari Provinsi Banten adalah Gilang, siswa SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Jalan raya jalur selatan pantai Jawa. [Dok Kementerian PUPR]
Jalan raya jalur selatan pantai Jawa.  Sebagai ilustrasi marka jalan [Dok Kementerian PUPR]

Menurut Panca, seorang guru pembina SMAN 1 Rangkasbitung, di Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (9/10/2019) disebutkannya bahwa Gilang tengah mengikuti kejuaraan yang berlangsung sepekan itu.

Saat ini, Gilang telah mengikuti tahapan-tahapan pada kejuaraan PPKLL, di antaranya Selasa (8/10) malam mengikuti pentas atraksi. Di sini, ia memamerkan alat deteksi keamanan kendaraan karya sendiri, dan mendapat sambutan positif.

Alat itu berbentuk perangkat aplikasi yang disambungkan pada kendaraan dan menerima sinyal jika melakukan pelanggaran lalu lintas. Misalnya, bila pengemudi sepeda motor, maupun mobil melintasi marka lalu lintas maka sinyal itu akan menyala. Sehingga pengguna pun diingatkan agar tidak melakukan pelanggaran dalam berlalu lintas yang bisa menimbulkan kecelakaan.

"Jika Gilang juara pertama dalam kejuaraan nasional lomba PPKLL nanti, diharapkan produk ini bisa dipasarkan," jelas Panca.

Menurut dia, Gilang siswa yang berprestasi itu penuh inovatif dan kreatif, karena sepekan sebelumnya mengikuti lomba Olimpiade Sains di Singapura. Dan meskipun tidak meraih juara, namun bisa mewakili Banten di tingkat nasional dan internasional.

Oleh karena itu, pihak sekolah melakukan pembinaan untuk mengikuti lomba nasional kejuaraan PPKLL tidak begitu sulit untuk memproduksi alat keamanan kendaraan tadi.

"Kami membimbing Gilang lebih mudah dan optimistis meraih juara pertama pada lomba PPKLL tingkat nasional ini," pungkas Panca.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini