Daerah Terpencil Indonesia Masih Kekurangan Al Quran

Di sebagian daerah terpencil ternyata masih banyak masyarakat yang menghadapi masalah kekurangan Al Quran.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia
Daerah Terpencil Indonesia Masih Kekurangan Al Quran
Badan Wakaf Al Quran sebut daerah terpencil kekurangan Al Quran. (Dok. BWA)

Suara.com - Al Quran merupakan kitab suci penganut agama Islam. Meski tergolong agama mayoritas, di sebagian daerah terpencil ternyata masih banyak masyarakat yang menghadapi masalah kekurangan Al Quran.

Hal ini disampaikan Heru Binawan, CEO Badan Wakaf Al Quran (BWA). Mengutip data Kementerian Agama, Heru mengatakan Indonesia kekurangan sekitar 2 juta Al Quran setiap tahunnya. Kekurangan tersebut belum bisa dipenuhi oleh Kemenag RI menyusul kasus korupsi yang mendera departemen pemerintahan tersebut.

"Oleh karena itu BWA mencoba berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan Al Quran dengan bantuan dari kaum muslimin lainnya yang memiliki kelebihan harta dengan cara berwakaf Al Quran," ujar Heru di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Fakta bahwa masyarakat daerah terpencil membutuhkan AI Quran dijumpai tim BWA saat mendistribusikan Al Quran wakaf di suatu desa. Misalnya ketika anak-anak yang akan belajar AI Quran harus antre menunggu giliran karena Al Quran yang tersedia di TPA atau Mushola tersebut hanya satu buah saja.

"Bahkan ketika BWA mendistribusikan Al Quran terjemah di sebuah pulau di wilayah kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ada seorang ibu yang begitu bersyukur menerima AI Quraan terjemahan. lbu tersebut sampai menangis, karena dia selama ini belum pernah membaca Al Quran dengan terjemahannya," tambah dia.

Selain itu sulitnya akses juga membuat masyarakat di daerah terpencil tidak terjamah Al Quran. Heru menceritakan ketika tim BWA menyisir sebuah lokasi di daerah Sumatera Selatan hanya dapat ditempuh menggunakan sampan kecil bermotor selama dua jam, karena tidak ada kendaraan jenis lain yang bisa menembus kawasan berawa itu.

"Bisa dibayangkan betapa rawan daerah-daerah seperti ini dari sisi aqidah dan pendidikan mereka, tentunya dukungan dari saudara mereka di perkotaan akan sangat membantu mereka," tambah dia.

Untuk mendistribusikan Al Quran wakaf ke daerah terpencil di Indonesia, BWA, kata Heru meluncurkan program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia. Dengan pengalaman mendistribusikan Al Qur'an wakaf selama 11 tahun ini ke berbagai tempat di pelosok Indonesia, BWA berharap tahun 2019 bisa menjadi Iandasan kuat bagi bangkitnya kesadaran muslim-muslim di perkotaan untuk membantu saudara-saudara mereka di daerah-daerah terpencil, bahkan hingga pulau-pulau terpencil.

"Karena saudara-saudara kita didaerah terpencil sangat membutuhkan Al Quran untuk bahan pendidikan ke lslaman di masyarakatnya, dapat dikatakan saat ini banyak daerah terpencil, bahkan hingga pulau-pulau terpencil," tandas dia.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini