Mau Bisnis Kecantikanmu Tembus Skala Internasional? Coba Datang ke Sini

Cosmobeaute Indonesia menghubungkan produsen, eksportir, distributor dan agen dari berbagai produk.

Suara.Com
Iwan Supriyatna
Mau Bisnis Kecantikanmu Tembus Skala Internasional? Coba Datang ke Sini
Ilustrasi pameran Cosmobeaute Indonesia. (Dokumen: Cosmobeaute Indonesia)

Suara.com - Pameran B2B (business-to-business) yang digelar Cosmobeaute Indonesia menghubungkan produsen, eksportir, distributor dan agen dari berbagai produk dan layanan terkait industri kecantikan dari seluruh dunia ke pasar kecantikan Indonesia yang tengah mengalami perkembangan pesat.

Tahun ini, Cosmobeaute Indonesia memperkenalkan Supply Chain Area, segmen pameran baru yang khusus didedikasikan untuk meningkatkan tumbuhnya merek kecantikan skala kecil dan menengah di pameran tahunan Cosmobeaute Indonesia yang akan digelar pada 17-19 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC).

Bertindak sebagai penyelenggara pameran yakni PT Pamerindo Indonesia adalah bagian dari jaringan Informa-UBM, yang memiliki portofolio pameran kecantikan di dunia, seperti Cosmoprof Hong Kong, China Beauty Expo dan 8 pameran perdagangan kecantikan utama di Asia Tenggara, yaitu Cosmobeaute Malaysia, Cosmobeaute Vietnam, ASEAN Beauty, PhilBeauty, VietBeauty, Beyond Beauty ASEAN Bangkok, Beauty Expo serta Cosmobeaute Indonesia.

Untuk pertama kalinya, area Supply Chain memamerkan segala hal mulai dari bahan baku hingga pengembangan produk dan pengemasan hingga Private Label yakni produk yang ditawarkan tanpa merek sehingga dapat diberikan merek sesuai yang diinginkan.

Para pengunjung dapat menemukan bahan-bahan inovatif, komponen canggih, kemajuan teknologi, pemasaran yang kreatif dan banyak lagi untuk membantu mereka mewujudkan produk kecantikan mereka.

Baik pengunjung yang merupakan pemilik salon yang ingin mengembangkan atau produsen yang mencari alternatif pengemasan yang inovatif, Supply Chain akan membantu pemilik bisnis memulai konsep hingga produk tercipta.

Selama beberapa tahun terakhir, beberapa perempuan yang menciptakan merek berskala kecil hingga skala besar bermunculan di dunia kecantikan, menggunakan merek kecantikan mereka sendiri, seperti Kylie Jenner di luar negeri hingga artis-artis terkenal dalam negeri.

Siapa tahu munculnya bisnis-bisnis baru di segmen perawatan kulit ini membuat Anda berpikir ‘hei, saya juga bisa melakukan itu’.

“Tahun ini, kami senang dapat menghadirkan area Supply Chain Area dimana Anda dapat menemukan bahan-bahan yang mereka butuhkan untuk membuat produk otentik yang disajikan secara menarik. Selain itu, Anda juga dapat bertemu perusahaan-perusahaan yang bersedia memasok meski dalam jumlah pesanan yang sedikit, mengerjakan merek kustom dan kemasan yang dirancang khusus untuk produk Anda,” ujar Direktur PT Pamerindo Indonesia Juanita Soerakoesoemah dalam keterangannya, Senin (18/2/2019).

Cosmobeaute Indonesia akan menggunakan ruang pameran lebih besar pada tahun ini untuk mengakomodasi lebih banyak peserta pameran.

Dalam survei yang diikuti oleh peserta pameran, hampir 80% responden tertarik, atau telah memesan ruang pameran untuk 2019.

Sebelumnya, Cosmobeaute Indonesia 2018 diikuti oleh 328 perusahaan dari 13 negara, dengan luas pameran 3,898 m2, dan mencatat 13,702 pengunjung dari 24 negara dengan latar belakang salon kecantikan, distributor, grosir, importir, produsen dan retailer lokal.

Pamerindo Indonesia menargetkan sekitar 15.000 pengunjung akan menghadiri Cosmobeaute Indonesia 2019.

Selama pameran berlangsung akan ada banyak kegiatan, pertemuan bisnis, acara, workshop, dan seminar yang diselenggarakan oleh Cosmobeaute Indonesia bekerjasama dengan berbagai asosiasi pendukung dan peserta pameran.

“Cosmobeaute Indonesia 2019 adalah acara yang wajib dikunjungi bagi anda yang ingin memperluas wawasan ilmu, wawasan bisnis, dan menjalin kerjasama bisnis. Kami akan menggelar roadshow ke beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Bali dan Jabodetabek untuk mensosialisasikan Cosmobeaute Indonesia 2019 kepada kalangan pebisnis kecantikan Indonesia,” jelas Juanita.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini