Usia Kepala Empat, David Jacobs Yakin Raih Emas untuk Indonesia

Atlet para tenis meja Indonesia, David Jacobs, optimis bisa raih emas di Asian Para Games 2018.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Usia Kepala Empat, David Jacobs Yakin Raih Emas untuk Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bermain tenis meja dengan atlet para tenis meja Indonesia, David Jacobs (kiri) saat mengunjungi pelatnas atlet Asian Para Games 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9). [Antara/Mohammad Ayudha].

Suara.com - Usia yang sudah menginjak kepala empat tidak membuat optimisme atlet para tenis meja Indonesia, David Jacobs, menurun.

Sebaliknya, tekad dan semangatnya makin menggebu-gebu untuk menyumbang medali emas bagi Indonesia di Asia Para Games 2018.

Disamping termotivasi karena bermain di rumah sendiri, David Jacobs juga punya modal positif di Asian Para Games 2018 nanti, yakni medali emas di event yang sama pada 2014 silam.

Baca Juga: Kisah Ni Nengah, Antara Wonder Woman dan Harumkan Indonesia

Selain itu, berbagai try out yang dijalaninya tahun ini juga dinilai membuahkan hasil positif.

Salah satunya saat menjuarai Las Vegas World Veteran Championships 2018, Juli lalu.

"Target saya sih pastinya ingin dapat medali emas ya. Tapi yang paling penting pada hari H nanti bisa fit sehat dan tampil maksimal. Optimis bisa dapat emas," kata David Jacobs, 41 tahun, saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

David sadar, sebagai atlet usianya kini tak lagi muda. Dari segi kecepatan pun dinilainya sudah menurun dibanding masa-masa keemasannya dulu.

Atlet para tenis meja Indonesia di Asian Para Games 2018, David Jacobs, saat ditemui di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta, Selasa (18/9/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]
Atlet para tenis meja Indonesia di Asian Para Games 2018, David Jacobs, saat ditemui di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta, Selasa (18/9/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

Namun, dirinya tetap yakin bisa tampil kompetitif, karena tenis meja bukan hanya soal kekuatan fisik, namun pengalaman dan mentalitas.

"Saya jaga pola makan saja. Walaupun ada atau tak ada pelatnas saya tetap latihan. Memang dari segi kecepatan dan kekuatan ada penurunan. Tapi semakin ke sini saya jadi lebih dewasa dalam menyikapi permainan lawan," ujar atlet berdarah Ambon tersebut.

"Intinya, pengalaman yang saya miliki sekarang bisa membantu saya melihat kelemahan lawan dengan cepat. Dari speed memang tidak seperti dulu, tapi soal memahami permainan lawan, kini sudah lebih bagus," jelasnya.

Di Asian Para Games 2018, David Jacobs akan turun di kelas C10—tingkat disabilitas paling ringan. Dirinya akan bermain di dua nomor, yakni individu putra dan tunggal putra.

Baca Juga: Ade : Kalahkan The Minions Tak Cukup Kerja Keras, Juga Butuh...

Bermain di rumah sendiri, David Jacobs termotivasi untuk tampil baik. Dirinya berharap apa yang telah dipersiapkan mampu berbuah hasil di pertandingan nanti.

"Jadi mental paling penting sih bagaimana caranya kita siap, karena kalau ngomong teknik kan semua sudah latihan, tapi kita optimis Indonesia bisa," tukasnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini