Jum'at, 14 Desember 2018

IBL: Dominasi Rebound, Satria Muda Tekuk Pelita Jaya

Satria Muda menang dengan skor 70-53

Suara.Com
Reky Kalumata | Arief Apriadi
Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil menang 70-53 atas Pelita Jaya Basketball dalam lajutan Seri II IBL 2018/2019 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018). [Dok. IBL]
Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil menang 70-53 atas Pelita Jaya Basketball dalam lajutan Seri II IBL 2018/2019 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018). [Dok. IBL]

Suara.com - Klub basket Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga big match menghadapi Pelita Jaya Basketball di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Pada laga lanjutan Seri II Indonesia Basketball League (IBL) 2018/2019 tersebut, Satria Muda menang dengan margin skor cukup jauh 70-53.

Pada pertandingan ini, Satria Muda bermain sangat agresif. Mereka mampu mendominasi pertandingan di dalam maupun di luar paint area.

Tercatat mereka mampu memperoleh 36 poin dari tembakan dua angka, dan 21 poin dari tembakan tiga angka. Dari sisi pertahanan pun, Jamarr Andre Johnson dkk sangat luar biasa, dengan catatan 51 rebound.

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh menyebut offensive rebound menjadi kunci kemenangan timnya atas Pelita Jaya kali ini. Juara bertahan IBL 2017/2018 ini mencatatkan 15 offensive rebound berbanding 8 milik tim asuhan Fictor Gideon Roring.

"Saya rasa anak-anak lebih unggul di offensive rebound. Biasanya kita kalah disitu, tapi kali ini menang," ujar Youbel Sondakh di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

"Kita sekarang lebih agresif, anak-anak tak kalah dalam hal itu," imbuhnya.

Legiun asing Satria Muda, Jamarr Andre Johnson menjadi bintang dalam pertandingan kali ini. Dirinya mencatatkan double-double, dengan rincian 15 poin dan 15 rebound.

Kehadiran Jamarr disisi Satria Muda benar-benar menjadi ancaman sekaligus tembok tebal bagi Pelita Jaya. Lima kali block shoot yang dicatatkannya berhasil memperlambat kucuran poin Andakara Prastawa dan kolega.

Pelita Jaya sendiri memang bermain buruk kali ini. Mereka gagal keluar dari tekanan Satria Muda baik di dalam maupun luar paint area.

Tercatat, runner-up IBL musim lalu itu hanya mampu mencatatkan delapan offensive rebound. Bahkan dari sisi serangan, mereka gagal membuat satu poin pun lewat serangan balik cepat atau fast break.

"Kalau kita ingin menang, kita harus sadar untuk melakukan rebound. Saya harus jaga (Wayne) Bradford --pemain Pelita Jaya--, jadi saya harus siap bantu tim saya. Last game harus lebih fokus lagi," ujar Jamarr Andre Johnson.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini