Minggu, 20 Januari 2019

Pejabatnya Jadi Tersangka KPK, Kemenpora Ubah Struktur Komite SEA Games

Kemenpora akan gelontorkan anggaran pelatnas SEA Games 2019 pada Januari.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Pejabatnya Jadi Tersangka KPK, Kemenpora Ubah Struktur Komite SEA Games
Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto. (Suara.com/ Arief Apriadi)

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) memastikan akan menggelontorkan anggaran pelatihan nasional ( pelatnas ) kepada cabang-cabang olahraga yang mengikuti SEA Games 2019 tak lebih dari Januari.

"Masalah anggaran mudah-mudahan Januari sudah bisa digelontorkan," kata Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto ditemui di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Gatot menyebut Kemenpora saat ini tengah menggeber persiapan menuju SEA Games 2019.

Salah satunya mengenai perubahan struktur komite persiapan pelatnas sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 95 tahun 2017.

Hal itu dilakukan menyusul dua pejabat Deputi IV Kemenpora, Mulyana dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Adhi Purnomo terjerat kasus dugaan korupsi dana hibah Kemenpora kepada Koni .

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

"Ketua komitenya itu masih Pak Mulyana. Karena dia sedang terkena kasus, maka posisinya digantikan Chandra Bhakti (Plt Deputi IV). Di bawahnya juga ada nama Pak Adhi harus kita coret," ujar Gatot.

Gatot sendiri menyebut Kemenpora sudah siap untuk mempersiapkan cabang-cabang olahraga menuju SEA Games 2019. Chandra Bhakti selaku (plt) Deputi IV sudah melaporkan kesiapan itu.

"Plt Deputi IV sudah menghadap saya, melaporkan bahwa siap untuk (persiapan) pelatnas," tukasnya.

SEA Games 2019 akan berlangsung di New Clark City Filipina. Pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu bakal dihelat pada 30 November hingga 11 Desember 2019.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini