Selasa, 22 Januari 2019

SEA Games 2019 Penting untuk Perkembangan e-Sports

Di SEA Games 2019, Filipina sudah menentukan enam game atau nomor e-Sports yang dipertandingkan.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
SEA Games 2019 Penting untuk Perkembangan e-Sports
Ilustrasi game online e-Sports Dota 2. [Shutterstock]

Suara.com - Dua atlet e-Sports profesional asal Singapura, Amraan Gani dan Joseph "Zarate" Yeo punya pandangan sama terkait dipertandingkannya e-Sports di ajang SEA Games 2019 .

Menurut dua gamers pro yang tergabung di Team Flash itu, disertakannya e-Sports sebagai cabang olahraga pendulang medali, akan membantu pengembangan olahraga elektronik tersebut.

Di SEA Games 2019 sendiri, Filipina selaku tuan rumah sudah menentukan enam game atau nomor e-Sports yang akan dipertandingkan.

Antara lain NBA2K19 dan Tekken (konsol), Dota 2 dan StarCraft II (PC), dan terakhir Mobile Legends dan Arena of Valor (mobile).

Joseph, yang merupakan atlet profesional game FIFA, menilai persepsi masyarakat, khususnya orang tua terhadap game masih berputar diranah negatif. Game masih dipandang sebagai sarana membuang-buang waktu.

Karena itu, keberadaan e-Sports di SEA Games 2019 diharapkan Joseph bisa membuka pikiran banyak orang, bahwa bermain game juga bisa menjadi wadah seseorang untuk berprestasi dan membela nama negara.

Di samping itu, e-Sports juga bisa menghasilkan uang.

"Saya rasa itu sangat bagus. Hal ini selangkah lebih maju. Di Asia Tenggara, masih banyak orang tua yang tidak mau anaknya bermain game. Mereka pikir ini hanya membuang waktu," ujar Joseph saat ditemui usai acara E+Sports - Kickoff! di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019).

Dua atlet e-Sports profesional asal Singapura, Amraan Gani (kiri) dan Joseph "Zarate" Yeo ditemui saat acara E+Sports - Kickoff! di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Dua atlet e-Sports profesional asal Singapura, Amraan Gani (kiri) dan Joseph "Zarate" Yeo ditemui saat acara E+Sports - Kickoff! di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Sementara menurut Armaan, yang dua tahun terakhir memegang gelar juara The EA Champions Cup (EACC) FIFA region Asia 2017 dan 2018, menilai SEA Games 2019 sebagai kesempatan emas bagi para gamers untuk membuktikan diri.

Kedepannya, Armaan berharap keikutsertaan e-Sports di SEA Games 2019 bisa membuat cabang olahraga baru ini semakin populer.

E-Sports, menurutnya, bisa dipandang sebagai pekerjaan yang secara serius bisa menghasilkan uang.

"Untuk para pemain, beberapa tahun yang lalu sangat sedikit kesempatan tersedia untuk unjuk bakat. Tapi sekarang sudah semakin banyak kesempatan terbuka," ujar Amraan.

"Dan SEA Games 2019 adalah platform yang bagus untuk terus mengembangkan e-Sports menjadi besar," tukasnya.

Armaan dan Joseph sendiri datang ke Indonesia bukan tanpa alasan. Mereka berdua akan menantang dua pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman , bermain game FIFA 19 .

Pertandingan itu sendiri akan berlangsung hari ini, Jumat (4/1/2019), dan bisa disaksikan melalui live streaming di channel RevivalTV dan saluran HD TVRI Sport pada pukul 20:00 hingga 22:00 WIB.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini