Kamis, 24 Januari 2019

ATC 2019: Gagal Raih Medali, Ayustina Petik Pelajaran di Nomor Point Race

Pebalap sepeda putri Indonesia ini harus puas finis di posisi keenam

Suara.Com
Reky Kalumata | Arief Apriadi
ATC 2019: Gagal Raih Medali, Ayustina Petik Pelajaran di Nomor Point Race
Pebalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna gagal meraih medali saat turun di nomor point race Asian Track Championship (ATC) 2019, Rabu (9/1/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Pebalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna gagal meraih medali saat turun di nomor point race Asian Track Championship (ATC) 2019, Rabu (9/1/2019).

Bertanding di Jakarta Internasional Velodrome (VIJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Ayustina harus puas finis di posisi keenam. Dirinya hanya mampu mengumpulkan empat poin dari delapan sprint number (10 lap/sprint).

Medali emas sendiri diraih pebalap sepeda putri asal Uzbekistan, Olga Zabelinskaya, mengalahkan wakil Cina Taipei, Huang Ting Ying dan Zhang Ying (Cina).

Olga berhasil meraih peringkat pertama usai mengumpulkan 70 poin. Sementara Huang dan Zhang harus puas jadi runner up dan posisi ketiga setelah hanya meraup masing-masing 22 dan 15 poin.

Ayu --sapaan akrab Ayustina-- mengaku kurang puas dengan hasil yang diraihnya hari ini. Meskipun, nomor point race bukanlah target utama baginya di ATC 2019 ini.

Pebalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna gagal meraih medali saat turun di nomor point race Asian Track Championship (ATC) 2019, Rabu (9/1/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)
Pebalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna gagal meraih medali saat turun di nomor point race Asian Track Championship (ATC) 2019, Rabu (9/1/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)

"Taktiknya sebenarnya target di nomor ini tidak ada, main rileks saja, dan ingin menjajal saja latihan sejak November," kata Ayu usai laga di Jakarta Internasional Velodrome (VIJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (9/1/2019).

Meski gagal merengkuh medali, Ayu mengaku ada sedikit kepuasan yang didapatkannya dari hasil point race tadi. Pasalnya, atlet 20 tahun itu berhasil mengangkangi rival-rival asal Asia Tenggara.

"Teman-teman yang tidak pernah aku lewati (posisinya) yakni Singapura (Yiwei Luo), Thailand (Jutatip Maneephan), tapi kedua negara itu saya berhasi lewati," ujar Ayu.

"Sata tidak menyangka bisa melawan dan mengikuti permainan mereka. Tapi di kejuaraan ini saya masih tetap fight di nomor yang tersisa yakni sprint 3000 meter dan scratch," ujarnya.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini