Selasa, 22 Januari 2019

Topeng Monyet Masuk Medsos Otomotif Luar Negeri, Ini Kata Warganet di Sana

Aksi monyet naik motor-motoran membuat warganet luar negeri terpecah, animal abuse or fun?

Suara.Com
Angga Roni Priambodo
Topeng Monyet Masuk Medsos Otomotif Luar Negeri, Ini Kata Warganet di Sana
Ilustrasi beberapa ekor monyet. [Shutterstock]

Suara.com - Atraksi topeng monyet kini memang tuai kontroversi. Ada yang pro namun ada juga yang kontra terhadap atraksi primata tersebut. Ada yang menyebutnya sebagai hiburan, namun tak sedikit yang menganggapnya penyiksaan terhadap hewan.

Satu hal menarik, atraksi topeng monyet ternyata mulai 'merambah' luar negeri. Sebuah akun Instagram otomotif yang cukup populer mengunggah video atraksi topeng monyet yang sedang menaiki motor-motoran. 

Salah satu aksi yang dilakukan si monyet adalah dengan bergaya layaknya pembalap dengan menunggangi motor-motoran, yang biasanya terbuat dari bahan kayu. Monyet yang masih terikat dengan rantai ini pun diperintahkan untuk berlaga layaknya seorang pembalap MotoGP.

Terkadang perlengkapan berkendara mulai dari helm hingga wearpack bak pembalap MotoGP pun dipakai oleh si monyet. Setelah diberikan motor-motoran oleh sang pawang, si monyet akan langsung menunggangi motornya dan dengan dibantu kedua kakinya, monyet akan mulai melaju di atas 'motor balapnya'.

Baru-baru ini, akun Instagram @rideforlifeofficial_ yang rajin mengunggah foto atau video tentang otomotif, mengunggah video aksi topeng monyet yang sedang beraksi dengan motor-motoran.

Pada caption, @rideforlifeofficial_ menuliskan '' Penyiksaan binatang atau untuk hiburan?''

Memang, kesenian jalanan ini lebih sering dijumpai di negara-negara Asia , sehingga bagi masyarakat dari Eropa atau Amerika pun menanggapi atraksi topeng monyet ini dengan berbeda. Nggak sedikit warganet yang mengatakan atraksi topeng monyet sebagai bentuk penyiksaan binatang.

''menyiksa binatang sih, tapi ya menghibur. Tapi siapa yang tahu apa yang dilalui si monyet untuk mempelajari atraksi-atraksinya. Aku menebak, si monyet dipaksa untuk mempelajarinya,'' kata @benjamin_vadocz.

''Sepertinya sih, si monyet menikmati atraksinya itu, tapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana melatih si monyet untuk melakukan atraksinya?'' tulis @chronicpainkilla840 di kolom komentar.

Sebagai informasi tambahan, atraksi topeng monyet ini jugadijumpai di beberapa negara-negara Asia seperti India, Thailand, Tiongkok hingga Jepang.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini