Indonesia Masters: Dapat Undian Sulit, Praveen / Melati Tak Merasa Tertekan

Praveen/Melati akan menjajal He Jiting/Du Yue di babak pertama Indonesia Masters 2019.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Indonesia Masters: Dapat Undian Sulit, Praveen / Melati Tak Merasa Tertekan
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjajal lapangan Istora Senayan, Jakarta, yang menjadi lokasi perhelatan Indonesia Masters 2019, Senin (21/1). [Humas PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mendapat undian sulit di Indonesia Masters 2019. Meski begitu, keduanya menolak tertekan.

Berdasarkan hasil undian, Praveen/Melati tergabung di pool atas, yang mayoritas dihuni wakil-wakil China.

Di babak pertama saja, keduanya sudah harus menjajal kekuatan ganda campuran Tim Negeri Tirai Bambu, yakni He Jiting/Du Yue.

Jika mampu lolos, di babak kedua, Praveen/Melati berpotensi menghadapi ganda campuran peringkat satu dunia asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Dilhat secara head-to-head, Zheng/Huang tentu diunggulkan karena tercatat memborong dua kemenangan.

Meski mengakui akan menghadapi jalan terjal, Praveen/Melati menolak tertekan. Kemungkinan menang masih terbuka lebar.

"Memang hasil undian kami agak kurang menguntungkan. Di babak pertama ketemu He/Du, kalau menang ketemu unggulan pertama. Tapi kami mau mikirin satu-satu dulu sih. Kami pernah menang dari He/Du, tapi itu pun tidak mudah," ujar Melati dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (21/1/2019).

Khusus menghadapi He/Du di babak pertama, Praveen/Melati yakin jika kesempatan menang cukup besar.

Selain unggul 1-0 secara head-to-head, mereka menilai He/Du masih punya celah untuk dieksploitasi.

"Kami tidak mau jadikan ini sebagai beban, lawan tidak bisa dianggap remeh. He pukulanya kencang, pertahanannya kuat. Namun mereka masih membuat kesalahan-kesalahan sendiri. Beda dengan Zheng/Huang yang sudah lebih matang dan rapi permainannya," ujar Melati.

Indonesia Masters 2019 bakal berlangsung pada 22-27 Januari mendatang. Turnamen BWF World Tour Super 500 itu akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini