Buntut Pencoretan Brysean, Pelita Minta IBL Usut Tinggi Legiun Asing Stapac

Pihak Pelita Jaya mencurigai tinggi badan legiun asing Stapac, Kendal L. Yancy, melebihi regulasi IBL.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Legiun asing Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy (kiri), mencoba melewati hadangan pebasket Pasific Caesar Surabaya, Ananda Caesar (kanan), dalam lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2018-2019 di GOR Pasific, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/2/2019). [Antara/Moch Asim]
Legiun asing Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy (kiri), mencoba melewati hadangan pebasket Pasific Caesar Surabaya, Ananda Caesar (kanan), dalam lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2018-2019 di GOR Pasific, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/2/2019). [Antara/Moch Asim]

Suara.com - Dicoretnya legiun asing Hangtuah, Brysean Perine Bryquis oleh otoritas Indonesia Basketball League (IBL) berbuntut panjang.

Kini, klub Pelita Jaya Basketball turut menuntut IBL untuk mengusut tinggi badan legiun asing milik Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy.

Sebagaimana diketahui, Brysean Perine Bryquis dipulangkan ke Amerika Serikat lantaran tak lolos pengecekan tinggi badan.

Sang pemain diketahui memiliki tinggi 189 cm atau satu centimeter lebih tinggi dari regulasi yang ditetapkan IBL untuk pemain asing bertipe small man.

Legiun asing anyar milik Hangtuah, Brysean Perine Bryquis (kiri) dipulangkan IBL karena menyalahi syarat maksimal tinggi badan. [Dok. IBL]
Legiun asing anyar Hangtuah, Brysean Perine Bryquis (kiri) dipulangkan IBL karena menyalahi syarat maksimal tinggi badan. [Dok. IBL]

Dalam surat resmi tertanggal 10 Februari 2019 dengan nomor 235/PBPJ/10/02/2019, Pelita Jaya meminta kepada IBL untuk mengukur ulang tinggi badan pemain asing Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy.

Mereka curiga Kendal memiliki postur lebih tinggi dari regulasi yang ditetapkan.

"Mengacu pada pembicaraan secara lisan antara kami, PT Pelita Jaya Bakrie dengan Direktur IBL Indonesia, Hasan Gozali yang menyetujui pengukuran tinggi badan pemain asing, bersama surat ini kami dari PT Pelita Jaya Bakrie mengajukan pengukuran tinggi badan pemain asing Stapac Jakarta atas nama: Kendal L. Yancy," tulis surat resmi Pelita Jaya.

"Mohon sekiranya pihak IBL Indonesia dapat melakukan pengukuran pemain bersangkutan sebelum IBL 2018-2019 seri Yogyakarta dimulai yang dapat disaksikan secara langsung oleh pihak PT Pelita Jaya Bakrie."

Surat permohonan pihak Pelita Jaya kepada otoritas IBL terkait pengukuran tinggi badan legiun asing Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy. [Dok. Pelita Jaya]
Surat permohonan pihak Pelita Jaya kepada otoritas IBL terkait pengukuran tinggi badan legiun asing Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy. [Dok. Pelita Jaya]

Pelatih Pelita Jaya Basketball Fictor Roring membenarkan jika pihaknya ingin memastikan perihal tinggi badan Kendal L Yancy.

Sebab, saat timnya dikalahkan Stapac Jakarta di seri ketujuh IBL 2018/2019, Fictor curiga jika Kendal, yang berposisi point guard, punya tinggi badan melebihi 188 cm.

"Kami sudah curiga dari lama memang, tapi kan kami pandangan mata saja kan, jadi susah juga kan mau memastikan itu," ujar Fictor Roring saat dihubungi wartawan, Senin (11/2/2019).

"Nah, kebetulan kan kita kemarin main lawan Stapac. Kebetulan pemain asing saya ada yang tingginya 188 cm, kemudian ketika dia berdiri di sebelah Yancy, itu tingginya kalah jauh. Yancy lebih tinggi. Kami acuannya dari pemain kami saja yang 188 cm," tukas Fictor yang juga menjadi pelatih Timnas Basket Putra Indonesia.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini