Crismonita, Wakil Semata Wayang Indonesia di World Track Championship 2019

Crismonita turun di kelas 500 meter time trial.

Suara.Com
Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Crismonita, Wakil Semata Wayang Indonesia di World Track Championship 2019
Pebalap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri menjadi wakil semata wayang Indonesia di UCI World Track Championship 2019. [Dok. PB ISSI]

Suara.com - Pebalap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri menjadi wakil semata wayang Indonesia di UCI World Track Championship 2019. Turun di kelas 500 meter time trial, pebalap 20 tahun itu akan tampil di BGZ Arena, Pruszkow, Polandia, Sabtu (2/3/2019).

Kepala Pelatih Timnas Sepeda Indonesia Dadang Haris Purnomo mengatakan jika kesempatan tampil di UCI World Track Championship 2019 tak boleh disia-siakan Crismonita. Pasalnya, kejuaraan balap sepeda track terakbar itu menjadi ajang pengumpulan poin menuju Olimpiade 2020.

Sebagaimana diketahui, Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) menetapkan tiga cara perebutan tiket Olimpiade 2020 Tokyo, yakni poin individu, poin number of event, dan poin per negara.

"Di sini Crismonita bisa menambah jam terbang," kata Dadang dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jum'at (1/3/2019).

Crismonita berhak tampil di World Track Championship setelah meraih hasil cukup baik di Asian Track Championship 2019 di Jakarta awal Januari lalu. Saat itu atlet sepeda kelahiran Lamongan, Jawa Timur itu berhasil meraih medali perunggu di 500 meter time trial elite putri.

Pebalap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri menjadi wakil semata wayang Indonesia di UCI World Track Championship 2019. [Dok. PB ISSI]
Pebalap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri menjadi wakil semata wayang Indonesia di UCI World Track Championship 2019. [Dok. PB ISSI]

Penampilan apik Crismonita terus berlanjut setelah Ia mampu bersaing di ajang UCI Track Cycling World Cup Series di Hong Kong, 25-27 Januari 2019 lalu.

Dirinya mampu bersaing hingga perempat final kelas 200 meter sprint putri setelah unggul atas pebalap elite, salah satunya Lea Sophie Friedrick (Jerman) yang merupakan juara dunia junior.

Sejatinya Indonesia mampu mengirimkan dua wakil ke UCI World Track Championship 2019 dengan satu tambahan nama melalui atlet putra Terry Yudha Kusuma. Namun, Terry gagal tampil karena salah satu persyaratan belum dipenuhi, meski secara poin sudah cukup.

"Ada persyaratan atlet harus tampil di minimal satu World Cup Series. Hanya saja, nomor Terry tidak diperlombakan saat di Hong Kong kemarin," Manajer Timnas Balap Sepeda Indonesia Budi Saputra.

Hingga awal Maret 2019, Indonesia sendiri berada di peringkat 26 UCI. Merah-Putih kini telah mengumpulkan 862 poin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini