Bungkam Pelita Jaya, Pafiic Caesar Cetak Sejarah

Untuk pertama kalinya Pacific Caesar lolos ke semifinal Indonesian Basketball League

Suara.Com
Bangun Santoso | Arief Apriadi
Bungkam Pelita Jaya, Pafiic Caesar Cetak Sejarah
Kapten tim Pacific Caesar Surabaya, Muhammad Hardian Wicaksono (kanan). [Dok. IBL]

Suara.com - Klub basket Pacific Caesar mencatatkan sejarah untuk pertama kalinya berhasil lolos ke babak semifinal Indonesian Basketball League (IBL).

Klub asal Surabaya itu melaju ke semifinal usai mengalahkan Pelita Jaya Basketball dengan skor 67-66 di babak play-off IBL 2018/2019 di Hi Test Arena Batam, Sabtu (2/3/2019) malam WIB.

Pacific langsung bermain menekan sejak awal laga. Mereka sempat unggul 19-18 di akhir kuarter pertama, sebelum berbalik tertinggal 45-50 saat pertandingan berjalan 30 menit.

Namun, Muhammad Hardian Wicaksono dan kawan-kawan tak tinggal diam. Di kuarter terakhir mereka mampu bangkit dengan mencatatkan 21 poin berbanding 17 milik Pelita, hingga skor akhir berubah untuk kemenangan Pacific 67-66.

Kencana Wukir mengaku sudah menduga pertandingan akan berjalan ketat. Mengingat, ini merupakan laga hidup mati bagi Pelita Jaya yang dihari pertama play-off, Jum'at (1/3/2019) juga menelan kekalahan.

Pelatih yang akrab disapa Kiki itu menilai para pemainnya sudah menunjukan penampilan yang luar biasa. Dirinya puas Pacific yang sejak awal tidak diunggulkan mampu membungkam prediksi banyak pihak.

"Para pemain luar biasa. Mau bekerja keras, konsisten dan percaya diri. Hasil ini membuktikan hal yang katanya tak mungkin bisa menjadi mungkin. Kami sudah menduga laga pasti berjalan ketat," ujar Kencana Wukir dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (3/3/2019).

Qa'rrahan Aleem Calhoun mencatat double-double dengan raihan 20 poin dan 16 rebound. Sementara Juan Hadnot juga membuat double-double dengan ricnian 15 angka dan 13 rebound.

Dari barisan penggawa lokal, Okky Arista keluar sebagai bintang. Pemain berposisi shooting guard itu berhasil mencetak sepuluh angka bagi Pacific.

Kapten Pacific Caesar, Muhammad Hardian Wicaksono tak bisa berkata-kata dengan capaian yang diraih timnnya. Small forward bernomor punggung 23 itu bersyukur karena mampu menghantarkan Pacific ke semifinal perdananya.

"Saya tak bisa berkata banyak. Ini sejarah Pacific ke semifinal. Pengorbanan kami tak sia-sia. Kami bisa menang dua kali atas Pelita Jaya dengan margin skor yang tipis," tukas Wicaksono.

Di babak semifinal, Pacific Caesar bakal menghadapi lawan tangguh, Stapac Jakarta. Stapac mendapat jatah bye di semifinal karena sukses menjadi pemuncak klasemen akhir musim reguler Divisi Putih.

"Kami harus fokus untuk semifinal. Senang bisa membalikkan ramalan orang orang yang menilai kami akan kalah dari Pelita Jaya," tukas Wicaksono.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini