PBSI Harap Kevin / Marcus Lanjutkan Tradisi Hattrick All England

"Terakhir hattrick All England ada di Tontowi/Liliyana, kami berharap Kevin/Marcus bisa lanjutkan tradisi itu," ujar Susy

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
PBSI Harap Kevin / Marcus Lanjutkan Tradisi Hattrick All England
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, melaju ke final Malaysia Masters 2019 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, di babak semifinal, Sabtu (19/1). [Humas PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mendapat mandat besar dari PBSI untuk meraih gelar All England 2019.

Hal itu demi melanjutkan tradisi hattrick All England yang sebelumnya direngkuh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada 2012-2014.

Sebagaimana diketahui, Kevin/Marcus merupakan juara bertahan All England dua tahun berturut-turut.

Pada perhelatan All England Open 2019, keduanya punya peluang besar mengikuti jejak Tontowi/Liliyana untuk meraih hattrick.

"Memang Kevin/Marcus jadi harapan kami. Prestasi mereka kan sudah cukup banyak. Terakhir hattrick All England ada di Tontowi/Liliyana, kami berharap Kevin/Marcus bisa lanjutkan tradisi itu," ujar Susy Susanti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (5/3/2019).

"Saya harapkan di era sekarang pemain Indonesia bisa banyak bicara. All England bukan cuma gengsi di badminton, tapi untuk membawa nama baik negara," imbuh kepala bidang pembinaan dan prestasi PBSI.

Para juara All England, Mohammad Ahsan dan Liliyana Natsir. (Humas PBSI)
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, disambut meriah sekembalinya ke Tanah Air usai menjuarai All England 2014. [Humas PBSI]

Dalam beberapa tahun terakhir, Kevin/Marcus bisa dibilang jadi pasangan ganda putra paling dominan.

Total 15 gelar dalam periode dua tahun kebelakang bisa jadi cerminan betapa mengerikannya penampilan pasangan berjuluk The Minions itu.

Namun, Susy enggan jemawa. Menurutnya, setiap turnamen memiliki karakteristik tersendiri.

Meski di atas kertas diunggulkan, Kevin/Marcus disebutnya harus tetap waspada dan menjaga kondisi fisik serta mentalitas.

"Di atas kertas memang Kevin/Marcus lebih unggul. Kami harapkan ini tidak jadi beban buat mereka, apalagi menyandang gelar juara bertahan," papar Susy.

"Pertandingan kan baru dimulai, mulai lagi dari nol. Anggap yang tahun lalu sudah berlalu, untuk mengurangi beban dan menambah motivasi mereka," tukas peraih medali emas Olimpade 1992 tersebut.

Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih gelar juara Malaysia Masters 2019, Minggu (20/1/2019). [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih gelar juara Malaysia Masters 2019, Minggu (20/1). [Dok. PBSI]

Di babak pertama All England 2019, Kevin/Marcus langsung ditantang lawan kuat asal China, Lie Cheng/Zhang Nan.

Ini akan menjadi pertemuan ketujuh antara kedua pasangan, dengan lima laga sebelumnya dimenangi Kevin/Marcus.

All England 2019 bakal berlangsung pada 6-10 Maret mendatang di Arena Birmingham, Inggris. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu akan memperebutkan total hadiah 1 juta dolar AS (sekitar Rp 14,1 miliar).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini