Jonatan Christie Cs Diharap Akhiri Puasa Gelar Tunggal Putra di All England

Hariyanto Arbi jadi tunggal putra Indonesia terakhir yang meraih gelar di All England.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Jonatan Christie Cs Diharap Akhiri Puasa Gelar Tunggal Putra di All England
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, saat menghadapi Anders Antonsen (Denmark) pada semifinal Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Mantan pebulutangkis nasional, Hariyanto Arbi, berharap sektor tunggal putra Indonesia bisa secepatnya mengakhiri paceklik gelar di kancah All England.

Arbi, yang merupakan tunggal putra Indonesia terakhir yang berhasil meraih trofi All England pada 1994 silam, mengaku amat rindu melihat trofi turnamen bulutangkis tertua di dunia bisa kembali ke Tanah Air.

Baik Jonatan Christie, Anhtony Sinisuka Ginting, maupun Tommy Sugiarto yang menjadi trio tunggal putra Indonesia di All England 2019, ditantang Arbi untuk bisa melaju jauh.

Jika memungkinkan, salah satu dari mereka diharapkan jadi juara.

"Mudah-mudahan salah satu dari mereka bisa melaju jauh bahkan juara. Ini sudah 24 tahun loh kita puasa gelar, terakhir kan saya (yang juara pada 1994)," ujar Hariyanto Arbi saat dihubungi Suara.com, Rabu (6/3/2019).

"Harapan saya ya semoga ada yang bisa menjadi juara. Agar, puasa gelar ini bisa terpecahkan lah, sudah terlalu lama ini," imbuhnya.

Legenda bulutangkis Indonesia yang juga Ketua KBI, Hariyanto Arbi (tengah), bersama para atlet yang ikut melelang barang kesayangannya untuk penggalangan dana bagi korban bencana Palu dan Donggala di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). [Humas PBSI]
Legenda bulutangkis Indonesia yang juga Ketua KBI, Hariyanto Arbi (tengah), bersama para atlet yang ikut melelang barang kesayangannya untuk penggalangan dana bagi korban bencana Palu dan Donggala di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). [Humas PBSI]

Dari tiga wakil tunggal putra yang berangkat ke All England 2019, Arbi menyebut Anthony dan Jonatan merupakan dua pilar yang paling berpeluang mengabulkan harapannya.

Walaupun di sisi lain, Tommy Sugiarto juga punya kans yang sama.

"Dari tiga orang ini, ya saya lihat Anthony dan Jonatan paling berpeluang. Tapi saya sangat berharap ada trofi juara yang dibawa pulang tunggal putra kita," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, prestasi sektor tunggal putra Merah Putih di All England Open sempat amat bersinar pada periode 1960-1970an.

Tapi, selepas Hariyanti Arbi merengkuh trofi bergengsi itu pada 1994 silam, prestasi tunggal putra Indonesia seakan mandek.

Sudah 24 tahun gelar prestisius itu tak pernah kembali ke pangkuan sektor yang kini dilatih Hendry Saputra itu.

All England 2019 berlangsung pada 6-10 Maret mendatang di Arena Birmingham, Inggris. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu akan memperebutkan total hadiah 1 juta dolar AS (sekitar Rp 14,1 miliar).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini