Bertemu Bos MotoGP, Jokowi Nyatakan Indonesia Siap Gelar MotoGP 2021

"Kita siap untuk berinvestasi di Mandalika dalam rangka untuk mendapatkan hak penyelenggaraan MotoGP," tandas Jokowi.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh
Bertemu Bos MotoGP, Jokowi Nyatakan Indonesia Siap Gelar MotoGP 2021
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta (kelima dari kanan) ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019), untuk membahas kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta dan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar Mansoer ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Jokowi mengatakan alasannya mengundang Carmelo lantaran ingin meyakinkan pihak penyelenggara MotoGP, bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen membangun infrastruktur dalam rangka pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebab, kata Jokowi, sudah ada penandatangan kerjasama antara ITDC dan Dorna di Madrid, Spanyol, pada akhir Januari 2019 lalu, terkait penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Mandalika, Lombok pada tahun 2021 mendatang.

"Ini yang pertama kan sudah ada tanda tangan kerjasama antara ITDC dan Dorna untuk penyelenggaraaan MotoGP Indonesia 2021. Ini tadi Carmelo hanya ingin mendapatkan keyakinan bahwa kita siap baik dalam organisasi menyiapkan infrastruktur menuju ke sana. Dan saya sampaikan kita siap," ujar Jokowi.

Jokowi optimis Indonesia siap menyelenggarakan MotoGP. Ia pun membandingkan ajang Asian Games 2018 lalu yang berlangsung lancar.

"Siap. Asian Games (2018) yang mendatangkan peserta dari 35 negara saja kita siap mengorganisasi kok. Kita harus optimis, harus optimis," kata dia.

Lebih jauh, Jokowi mengatakan pihak penyelenggara MotoGP memuji konsep sirkuit yang akan digunakan di Mandalika, Lombok.

Hal tersebut lantaran konsep sirkuit yang digunakan merupakan jalan raya.

Di sisi lain, lokasi tersebut berdekatan dengan pantai sehingga kawasan tersebut memberikan keuntungan perekonomian karena ada sektor pariwisata.

"Dan tadi Carmelo menyampaikan bahwa ini adalah street circuit yang katanya sangat indah sekali, mepet dengan pantai. Pantainya indah dan sirkuitnya mepet dengan pantai. Ini berarti kita akan dapat dua kemanfaatan selain olahraga, pariwisata kita juga akan secara brand akan terangkat," kata Jokowi.

Terkait dengan kesiapan infrastruktur pembangunan sirkuit, Jokowi memastikan pemerintah sudah memetakan apa saja yang harus dikejar dalam pembangunan infrastruktur.

"Karena sebenarnya infrastruktur juga kita butuhkan untuk diri kita sendiri. Ini hanya digeser ke arah pengembangan Mandalika, karena memang Mandalika sudah kita putuskan sebagai 1 dari 10 destinasi wisata Indonesia selain Bali," kata Jokowi.

Ketika ditanya bagaimana cara pemerintah meyakinkan Dorna untuk menyelenggarakan MotoGP di Indonesia, Jokowi menjelaskan Indonesia memiliki kesiapan dari sisi sirkuitnya dan memiliki sektor pariwisata di lokasi tersebut, sehingga siap menyelenggarakan MotoGP Indonesia di Mandalika, Lombok pada 2021.

"Kan pendekatan kemudian menunjukkan lokasinya seperti ini dan memberitahu kepada mereka bahwa kita siap untuk berinvestasi di Mandalika dalam rangka untuk mendapatkan hak penyelenggaraan MotoGP," tandas Jokowi.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini