MotoGP Indonesia: Bangun Sirkuit ITDC Gandeng Vinci, Dimulai September

Nilai investasi pembangunan Sirkuit Mandalika selaku lokasi perhelatan MotoGP Indonesia 2021 mencapai Rp 14 triliun.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh
MotoGP Indonesia: Bangun Sirkuit ITDC Gandeng Vinci, Dimulai September
Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer usai mendampingi CEO Dorna Carmelo Ezpeleta bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Indonesia siap untuk mulai bersolek membangun Sirkuit Mandalika, Lombok, yang telah terpilih sebagai lokasi perhelatan MotoGP Indonesia 2021 mendatang. Proses pengerjaan dijadwalkan dimulai pada September 2019 dan ditargetkan rampung pada akhir 2020.

Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer, usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Kedatangan Abdulbar ke Istana Kepresidenan Bogor untuk mendampingi CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta bertemu orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Kami akan mulai bangun sirkuit pada September (2019)," ujar Abdulbar usai bertemu Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta (kelima dari kanan) ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019), untuk membahas kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta (kelima dari kanan) ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019), untuk membahas kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Abdulbar menjelaskan, ITDC merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perhelatan MotoGP Indonesia, khususnya untuk pembangunan non sirkuit seperti jalan utama dan masjid.

Sementara pihak yang membangun lintasan sirkuit dan kelengkapannya diserahkan kepada perusahaan kontraktor asal Prancis, Vinci Construction.

"ITDC hanya jalan dasar. Vinci itu sirkuit, convention center, hotel, rumah sakit khusus untuk luka bakar. Kalau tabrakan ada respon darurat dan perawatan luka bakar. ITDC fasilitas dasar, Vinci fasilitas sirkuit," jelas Abdulbar.

Proyek pengembangan pesisir Mandalika yang diusulkan menjadi lokasi balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Sabtu (23/3).[ARSYAD ALI/AFP]
Proyek pengembangan pesisir Mandalika yang diusulkan menjadi lokasi balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Sabtu (23/3).[AFP/Arsyad Ali]

Terkait nilai investasi, pihak Vinci, kata Abdulbar, siap menanamkan investasi senilai 1 miliar dolar AS atau setara Rp 14 triliun.

"Vinci sudah komitmen untuk investasi 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14 triliun selama 15 tahun," ucap Abdulbar.

"Yang jelas, ITDC sudah membangun infrastruktur dasar, jalan 11 kilometer, masjid, pantai, dan lain-lain. Sekarang desain itu sedang dalam homologasi, sesuaikan standar isu keamanan Dorna," tambahnya.

Abdulbar berharap pemerintah bisa membangun penginapan yang memadai. Adapun alternatif lain yaitu menghubungkan lokasi penginapan di Nusa Dua, Bali ke Mandalika.

"Di Mandalika, kita bisa manfaatkan Bali. Kita punya Nusa Dua dengan kapasitas 5.400 kamar, kita bisa pakai itu untuk penonton MotoGP. Menyeberang bisa 30 menit dengan pesawat, speedboat butuh dua jam," tandasnya.

Infografis jadwal balapan MotoGP 2019.
Infografis jadwal balapan MotoGP 2019.

Sebagaimana diketahui, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP selama tiga tahun, dimulai pada tahun 2021 mendatang. Indonesia mengalahkan Brasil dalam proses bidding-nya.

Sirkuit Mandalika yang menjadi tempat perhelatan MotoGP Indonesia 2021 berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini