Ini Alasan Dorna Restui MotoGP Indonesia 2021

Indonesia pernah menggelar ajang MotoGP di tahun 1996 dan 1997.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh
Ini Alasan Dorna Restui MotoGP Indonesia 2021
Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer usai mendampingi CEO Dorna Carmelo Ezpeleta (kiri) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta membeberkan alasan pihaknya 'merestui' Indonesia menyelenggarakan ajang balap MotoGP tahun 2021 mendatang. Menurutnya, keinginan menggelar MotoGP Indonesia sudah lama.

Terlebih, Indonesia pernah menggelar ajang serupa di tahun 1996 dan 1997. Namun, krisis moneter tahun 1998 yang berdampak pada situasi keamanan nasional, membuat Indonesia tak lagi menjadi tuan rumah balap motor paling bergengsi di dunia ini.

"Seperti yang Anda ketahui sepeda motor sangat populer di Indonesia, dan ini sangat penting bagi industri kami. Dan sejak bertahun-tahun yang lalu kami mencoba untuk kembali ke Indonesia," kata bos MotoGP usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

"Kami menyelenggarakan ajang MotoGP di Sentul tahun 1996 dan 1997. Setelah itu ada masalah keamanan, karena Anda tahu situasi keamanan itu sangat penting," Ezpeleta menambahkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta (kelima dari kanan) ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019), untuk membahas kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang CEO Dorna—penyelenggara MotoGP—Carmelo Ezpeleta (kelima dari kanan) ke Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019), untuk membahas kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Setelah sekian lama, pihak Dorna akhirnya memiliki kesempatan untuk membahas lagi soal penyelenggaraan MotoGP di Indonesia bersama pemerintah yang diwakili Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Dalam pembahasan tersebut Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021.

Hal tersebut dikarenakan Mandalika dinilai memiliki konsep sirkuit semi permanen yang dekat lokasi pantai, hotel dan sektor lainnya. Pihak Dorna pun pada Oktober 2018 lalu telah meninjau Sirkuit Mandalika.

"Kami mulai bekerja dengan ITDC, dan mendiskusikan kapan kami akan mulai. Kami mengunjungi daerah itu (Sirkuit Mandalika—red) pada Oktober 2018 lalu, dan juga Bali," tutur Ezepeleta.

Infografis jadwal balapan MotoGP 2019.
Infografis jadwal balapan MotoGP 2019.

Setelah meninjau Mandalika dan mempresentasikan dengan para pihak terkait di Qatar, panitia penyelenggara menyetujui untuk menggelar MotoGP Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika.

"Mereka mengatakan itu proyek yang sangat bagus, dan kami mengadakan konferensi pers di Qatar. Respon mereka luar biasa dan mereka tampak sangat bahagia, kami harus bekerja keras untuk tahun 2021," tandas CEO Dorna Carmelo Ezepeleta.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini