Jangan "Ngartis", Jonatan dan Anthony Diminta Serius Latihan

"Mereka harus profesional dan bertanggung jawab." --Taufik Hidayat

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Jangan "Ngartis", Jonatan dan Anthony Diminta Serius Latihan
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, melangkah ke babak kedua All England 2019 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI]

Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat, berharap Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting bisa selektif dalam membagi jam latihan dan kesibukan di luar lapangan. Ia menyebut keduanya adalah atlet, bukan artis yang sibuk di depan layar kaca.

Pernyataan Taufik Hidayat terlontar usai melihat kiprah Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di All England 2019. Peraih medali emas Olimpiade 2004 Athena itu kecewa dua ujung tombak tunggal putra Indonesia gagal menunjukkan taring di turnamen bulutangkis tertua di dunia itu.

"Mereka, Anthony dan Jonatan 'kan yang menjadi andalan, dan memang hanya mereka berdua. Saya harap dengan kesibukan mereka di luar lapangan sebagai atlet, mereka juga tetap harus prioritaskan latihan," kata Taufik Hidayat saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.

Taufik Hidayat. (AFP)
Taufik Hidayat, saat masih berlaga [AFP].

Sebagaimana diketahui, baik Jonatan Christie maupun Anthony Sinisuka Ginting sama-sama mulai aktif merambah dunia iklan. Sosok keduanya kini kerap tampil di layar kaca, mempromosikan produk tertentu.

Taufik Hidayat mengatakan, aktivitas di luar latihan tak boleh mengorbankan waktu produktif mereka sebagai pebulutangkis. Jam kosong boleh digunakan untuk keperluan lain, namun kata Taufik Hidayat, hal itu tak boleh mengganggu latihan dan persiapan turnamen.

"Mereka harus profesional dan bertanggung jawab. Ya mungkin dari awal mereka terjun ke dunia bulu tangkis, mereka itu 'kan diciptakan untuk menjadi seorang atlet, mereka harus melihat ke diri sendiri bahwa "saya itu atlet", saya bukan artis," beber Taufik Hidayat.

"Jadi, aktivitas di luar itu hanya tambahan, jangan sampai mengganggu performa mereka di lapangan," tukas peraih enam gelar Indonesia Open itu.

Sebagaimana diketahui, di All England 2019, Jojo (sapaan akrab Jonatan) terhenti di babak kedua oleh wakil India, Kidambi Srikanth. Jonatan Christie yang unggul secara head-to-head nyatanya harus takluk dalam pertarungan rubber game, 17-21, 21-11, 12-21.

Sementara penampilan Anthony Sinisuka Ginting jauh lebih menurun. Tunggal putra peringkat tujuh dunia ini kembali terhenti di babak pertama, seperti halnya gelaran All England tahun lalu.

Anthony Sinisuka Ginting harus pulang dari Arena Birmingham, Inggris, lebih cepat setelah ditekuk wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dalam pertarungan tiga game, 18-21, 21-13, 11-21.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini