Gara-gara Ini Tontowi dan Liliyana Kembali Dipersatukan

Tontowi dan Liliyana terakhir kali berduet di turnamen Indonesia Masters 2019, Januari lalu.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Gara-gara Ini Tontowi dan Liliyana Kembali Dipersatukan
Pasangan ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Mantan pasangan emas ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahamad/Liliyana Natsir akan kembali 'rujuk'. Namun, kali ini mereka kembali bersatu bukan pada arena bulutangkis.

Pasangan yang terakhir kali berduet di turnamen Indonesia Masters 2019, Januari lalu, itu akan bereuni di bootcamp Piala Presiden e-Sports 2019, 27-28 Maret mendatang.

Tontowi dan Liliyana akan memberikan motivasi kepada atlet-atlet e-Sports yang mengikuti Piala Presiden e-Sports 2019.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Organisasi Piala Presiden e-Sports 2019, Giring Ganesha dalam konferensi pers jelang babak final Piala Presiden e-Sports 2019 di Thamrin Nine, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

"Kami memilih Tontowi dan Liliyana karena memang mereka sudah sering menyumbang prestasi bagi Indonesia. Karena itu kami ingin atlet-atlet e-Sports juga bisa menjadi seperti mereka," ujar Giring.

Ketua Komite Organisasi Piala Presiden e-Sports 2019, Giring Ganesha, ditemui usai konferensi pers jelang babak final Piala Presiden e-Sports 2019 di Thamrin Nine, Jakarta, Selasa (12/3/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Ketua Komite Organisasi Piala Presiden e-Sports 2019, Giring Ganesha, ditemui usai konferensi pers jelang babak final Piala Presiden e-Sports 2019 di Thamrin Nine, Jakarta, Selasa (12/3/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Lebih jauh, e-Sports kata Giring, tak bisa dipungkiri sebagai cabang olahraga baru yang sedang berkembang pesat di Indonesia.

Karena itu, Piala Presiden e-Sports 2019, kata Giring, harus bisa memberikan manfaat dari aspek lain kepada atlet, terutama masalah kesehatan dan finansial.

"Kita juga pikiran masa depan atlet sendiri. Enggak hanya masukan ide dan nasionalisme tinggi, tapi yang penting kalau mereka nanti sudah pensiun jadi atlet e-Sports, sudah mulai capek, konsentrasi hilang, mereka harus berpikir bagaimana caranya mengembangkan diri mereka. Dan mulainya dari bootcamp ini," papar vokalis yang tengah vakum dari band Nidji ini.

Dalam bootcamp yang akan berlangsung di Kantor Staf Presiden ini, para atlet akan mendapatkan pelatihan mulai dari nasionalisme, pengembangan tim e-Sports, kerjasama tim, public speaking, hingga kesehatan.

Selain Tontowi dan Liliyana, beberapa sosok yang bakal memberikan informasi dan pelatihan kepada atlet-atlet Piala Presiden e-Sports 2019 antara lain, Hartman Harris & Delwyn (Team Building Esport dan Bisnis Esport), Laksmiari Saraswati Widodo (Personal Development), Kemal (Public Speaking), dan Andi Kurniawan (Healthy Lifestyle).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini