Indonesia Tak Kirim Wakil Tunggal Putri ke Swiss Open 2019, Kenapa?

Setelah All England 2019, dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani, langsung pulang ke Tanah Air.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Indonesia Tak Kirim Wakil Tunggal Putri ke Swiss Open 2019, Kenapa?
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, menang atas Line Hojmark Kjaersfekdt (Denmark) di babak pertama Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Indonesia tak mengirim perwakilannya di sektor tunggal putri Swiss Open 2019. Setelah ajang All England 2019 rampung akhir pekan lalu, Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani langsung bertolak ke Tanah Air.

Menurut Asisten Pelatih Tunggal Putri Pelantas PBSI, Minarti Timur, ketiadaan wakil Indonesia di Swiss Open 2019 memang disengaja.

Minarti menjelaskan, para anak didiknya harus memulihkan kondisi setelah menjalani rangkaian tur Eropa.

Sebagaimana diketahui, sebelum All England 2019, Fitriani telah lebih dulu turun di Barcelona Spain Masters 2019 dan German Open 2019.

Sementara Gregoria mengikuti dua rangkaian tur Eropa yakni German Open dan All England 2019.

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, tersingkir dari ajang All England 2019 usai takluk dari juara dunia 2017 asal Jepang, Nozomi Okuahara, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI}
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, tersingkir dari ajang All England 2019 usai takluk dari juara dunia 2017 asal Jepang, Nozomi Okuahara, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI}

Sedangkan, Ruselli Hartawan yang tak mengikuti All England 2019, telah lebih dulu berlatih di Tanah Air.

Tunggal putri 21 tahun itu sebelumnya menjalani dua turnamen yakni Barcelona Spain Masters 2019 dan German Open 2019.

"Bukan masalah prioritas, tapi karena Gregoria dan Fitriani sudah main di tiga turnamen jadi perlu mengembalikan kondisi (fisik) untuk tampil di turnamen selanjutnya," kata Minarti Timur saat dihubungi wartawan, Selasa (12/3/2019).

Fitriani dan Gregoria sendiri, kata Minarti, dijadwalkan untuk mengikuti tur Asia yakni di Malaysia Open dan Singapore Open 2019.

Turnamen tersebut masing-masing akan berlangsung pada 2-7 April dan 9-14 April 2019.

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan. [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan. [Humas PBSI]

Namun, khusus untuk Fitriani, pebulutangkis 20 tahun itu juga dijadwalkan turun di turnamen beregu campuran Asia (Asia Mixed Team Championship) di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, 19-24 Maret 2019.

"Kalau mau bertanding itu kan kita mesti latihan terlebih dahulu. Hari minggu (17/3/2019) ini, Fitriani akan berangkat ke Asia Mixed Team Championship 2019," kata Minarti Timur.

"Setelah itu Fitriani pulang ke Jakarta, lalu lanjut ke Malaysia Open dan Singapore Open. Sedangkan Gregoria akan persiapan menuju Malaysia Open dan Singapore Open," jelas mantan pebulutangkis ganda putri dan campuran Indonesia era 1990-an hingga awal 2000-an ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini