Doni Tata Vs Dimas Ekky di Kelas Moto2, Siapa Lebih Baik?

Keduanya pernah melakoni balapan di ajang bergengse nomor dua setelah kelas MotoGP tersebut.

Suara.Com
Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Doni Tata Vs Dimas Ekky di Kelas Moto2, Siapa Lebih Baik?
Pebalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama (kiri), berfoto bersama rekan setimnya di tim Tech 3 Racing, Remy Gardner. Keduanya akan turun di Moto2 Malaysia akhir pekan ini. [Instagram@tech3racingteam]

Suara.com - Pembalap Indonesia berbakat binaan Astra Honda Racing Team, Dimas Ekky Pratama mampu mencuri perhatian publik Tanah Air. Betapa tidak, talentanya istimewa hingga dirinya mendapat kontrak untuk tampil semusim penuh di Moto2.

Namun dia tak sendirian, jauh sebelum Dimas Ekky Pratama, ada nama Doni Tata Pradita, pembalap di tim Yamaha Pertamina Indonesia yang pernah turun di ajang yang sama pada tahun 2008. Kesamaan dari dua pemalap ini, selain sama-sama pembalap Indonesia, keduanya juga menjalani debut di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Untuk itu menarik untuk melihat, siapa sih yang lebih jago di antar keduanya, Doni Tata ataukah Dimas Ekky? Simak ulasannya berikut ini.

Aksi Doni Tata Pradita dalam ajang balap Moto2 bersama General Oil Gresini. (Dokumen Pribadi Doni Tata)
Aksi Doni Tata Pradita dalam ajang balap Moto2 bersama General Oil Gresini. (Dokumen Pribadi Doni Tata)

Dikutip dari data yang dirilis oleh situs resmi MotoGP, pada tahun 2008 Doni Tata berhasil menempati posisi ke 17, dari total 17 pembalap yang mampu finis pada balapan tersebut.

Pembalap kelas 250 cc ini mampu finish dengan catatan waktu 42 menit 21,663 detik, selisih 2 menit 5,0461 detik dengan pemenang balapan waktu itu, Mattia Pasini. Ditambah lagi, Doni Tata mampu mencatatkan topspeed 152,404 km/jam.

Beralih ke Dimas Ekky, pembalap Idemitsu Honda Team Asia ini mampu menyelesaikan balapan di Qatar Senin (11/3) lalu dengan capaian urutan ke 24, dari 26 pembalap yang mampu finish.

Pembalap yang baru saja menjalani debutnya di kejuaraan dunia kelas menengah ini menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 40 menit 53,705 detik. Selisih 1 menit 18,749 detik dari pemenang balapan, Lorenzo Baldassari. Pembalap ini juga mampu meraih topspeed 157,8 km/jam.

Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama saat melakoni seri Moto2 Qatar. (Instagram/@dimaspratama20)
Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama saat melakoni seri Moto2 Qatar. (Instagram/@dimaspratama20)

Jika statistiknya diadu, dari kedua pembalap beda zaman ini, Doni Tata meraih posisi lebih baik daripada Dimas Ekky. Walaupun demikian, Doni Tata finish di posisi paling buncit. Selisih waktunya dengan pembalap lebih banyak jika dibandingkan dengan catatan Dimas Ekky.

Catatan waktu Dimas Ekky pun lebih baik jika dibandingkan dengan Doni Tata, walaupun Dimas Ekky berada di urutan ke 24.

Jadi, masalah posisi, Doni Tata lebih unggul daripada Dimas Ekky, namun masalah catatan waktu, Dimas Ekky mampu tampil lebih kompetitif.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini