Jadi Pelatih, Rionny Mainaky Ungkap Kekurangan Tunggal Putri PBSI

"Jadi saya pulang ibaratnya untuk membenahi itu," imbuh Rionny Mainaky.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Jadi Pelatih, Rionny Mainaky Ungkap Kekurangan Tunggal Putri PBSI
Rionny Mainaky (tengah) bersama mantan anak didiknya di sektor ganda putra Jepang. Kini, Rionny Mainaky resmi diumumkan menjadi pelatih tunggal putri PBSI. [Instagram@kamura_takeshi]

Suara.com - Pelatih anyar tunggal putri pelatnas PBSI, Rionny Mainaky mengatakan, telah menyiapkan program latihan untuk anak didiknya. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah terkait fisik.

Rionny menyebut secara sekilas sektor tunggal putri Indonesia sudah memiliki modal cukup baik. Hanya saja, stamina Fitriani cs dipandangnya masih sangat kurang.

"Mereka menurut saya masih kurang di daya tahan. Kalau tidak punya stamina yang bagus, otomatis daya juang jadi tak yakin. Kalau pun dipaksa dan lawannya lebih siap, ujung-ujungnya tak percaya diri," kata Rionny Mainaky kepada Suara.com, Jumat (15/3/2019).

"Jadi saya pulang ibaratnya untuk membenahi itu," imbuh adik kandung dari pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky.

Rionny Mainaky dipilih PBSI untuk membenahi sektor tunggal putri yang dalam beberapa dekade terakhir minim gelar.

Tangan dingin ayah dari pebulutangkis Lyanny Alessandra Mainaky kala melatih Timnas Bulutangkis Jepang itu diharapkan juga bisa diaplikasikan kepada Gregoria Mariska Tunjung dan kolega.

Sebagaimana diketahui, meski terkenal sebagai pelath sektor ganda putra, Rionny Mainaky juga memiliki pengalaman di sektor-sektor lain kala melatih di klub Unisys Jepang.

Beberapa nama tunggal putri Jepang yang berhasil dipolesnya, antara lain Nozomi Okuhara dan Sayaka Takahashi. Nozomi kini menduduki peringkat tiga dunia, sementara Sayaka berada di posisi 11.

Rionny Mainaky baru akan resmi melatih sektor tunggal putri PBSI pada 1 April mendatang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini