Jelang Harlah PMII, Menpora Tasyakuran dengan Keluarga PMII Jaktim

PKL hendaknya terus dikawal dan terus diperkenalkan.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Jelang Harlah PMII, Menpora Tasyakuran dengan Keluarga PMII Jaktim
Menpora Imam Nahrawi bersama istri Shobibah Rohmah didampingi Ketum PB PMII Agus Mulyono Herlambang menghadiri acara tasyakuran Hari Lahir PMII ke-59, di Sekretariat PKC PMII DKI Jakarta, Jl Kayu Manis VI, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (14/4/2019) (Dok : Mempora).

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi bersama istri, Shobibah Rohmah,  didampingi Ketum PB PMII Agus Mulyono Herlambang, menghadiri acara tasyakuran Hari Lahir PMII ke-59, di Sekretariat PKC PMII DKI Jakarta, Jalan Kayu Manis VI, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (14/4/2019). 

Acara ini dirangkai dengan pembukaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL), yang dibuka Ketum PB PMII dan Silaturrahim Keluarga Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Jakarta Timur.

Harlah tahun ini menjadi istimewa karena pada17 April mendatang bertepatan dengan hajat besar demokrasi Indonesia, yaitu pemilihan umum yang digelar pertama kali serentak, pilpres dan pileg.

“Harlah PMII kali ini patut disyukuri, karena pada 17 April nanti, tidak hanya dirayakan oleh warga PMII tetapi seluruh warga negara. Mari terus berdoa kepada Allah, agar Harlah PMII yang bertepatan dengan hari penentuan masa depan bangsa berjalan aman, tertib, dan mengembirakan," kata Menpora, yang juga Wakil Ketua Umum PB IKA PMII.

Mengenai PKL yang baru pertama kali dilaksanakan setingkat pengurus cabang, Menpora menyampaikan apresiasi atas upaya PC PMII Jakarta Timur, di bawah pimpinan Ketua Robiatul Adawiyah. Ia juga memberikan pesan penting bahwa PKL yang diikuti 35 kader ini hendaknya terus dikawal, dipromosikan, dan terus membangun jejaring demi kehebatan masa depan bangsa.

“Kader yang mengikuti PKL hendaknya terus dikawal, terus diperkenalkan dan bangun jejaring dalam setiap potensi yang ada, agar bisa menjadi juru bicara dan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa," imbunya.

Sementara itu, Robiatul Adawiyah menegaskan, kaderisasi menjadi hal penting, sehingga terobosan dan keberanian diri semakin berkembang mengikuti era zaman yang berjalan serba cepat. 

“Agresivitas organsai harus terus dilakukan. Kader tidak hanya jago di lapangan, tetapi harus diiringi mutu kualitas dan kematangan intektual," ucap Wiwik, panggilan Ketua PC PMII Jakarta TImur. 

Acara ditutup dengan ramah tamah, yang sebelumnya didahului penyerahan Buku Asian Games/Asian Para Games 2018 dari Menpora kepada Ketum PB PMII, Ketua PKC DKI Jakarta dan Ketua PC Jaktim, serta pemotongan tumpeng. 

Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DKI Jakarta, Daud Azhari, dan beberapa senior PMII Jakarta Timur. 

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini