Ini Resep Harmonis Ganda Putra PBSI

"Kebetulan anak-anak ganda putra enggak baperan," kata Pelatih Ganda Putra PBSI Herry.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah
Ini Resep Harmonis Ganda Putra PBSI
Herry IP yang dijuluki Coach Naga Api mengapresiasi prestasi anak didiknya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, menjuarai Swiss Open 2019. [Instagram@herry_ip]

Suara.com - Ketatnya persaingan di skuat ganda putra Pelatnas PBSI berpotensi terjadinya konflik antar pemain. Untuk menangkal ketidakharmonisan tersebut, Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi telah memiliki resepnya.

Salah satunya dengan mengajak Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan makan bersama. Di samping itu, dia pun memisahkan kamar tidur antar pasangan.

"Salah satunya makan bersama. Kedua, harus tahu kalau pertandingan, Kevin sekamar sama (Muhammad) Rian (Ardianto), Fajar (Alfian) sama Marcus (Fernaldi Gideon)," ujar Herry dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (19/4/2019).

Persaingan dalam skuat ganda putra PBSI memang tengah memanas. Hal itu menyusul keberhasilan tiga pasangan bertengger di peringkat lima besar dunia.

Kevin/Marcus kini berada di peringkat pertama. Disusul Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di peringkat keempat dan Sedangkan Fajar/Rian yang belum lama ini menyodok ke posisi kelima.

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, melaju ke final Indonesia Open 2018 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. The Minions—julukan Kevin/Marcus—akan menghadapi Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) di final, Minggu (8/7) besok. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, melaju ke final Indonesia Open 2018 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. The Minions—julukan Kevin/Marcus—akan menghadapi Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) di final, Minggu (8/7) besok. [Humas PBSI]

Meski bersaing, namun Herry yakin anak asuhnya akan menjaga profesionalisme dan sportivitas sebagai atlet.

"Kalau di lapangan mereka tempur, sudah biasa, mereka profesional. Di lapangan ledek-ledekan, ngotot-ngototan, servis colong-colongan, selesai pertandingan ya sudah ketawa-ketawa lagi," ungkap Herry.

"Kebetulan anak-anak ganda putra enggak baperan. Beda sama cewek, nah itu problem yang sulit. Kalau laki-laki ledek-ledekan biasa aja, happy aja," tukasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini