Dominasi FAI 2019, Siman Masih Dihantui Cedera

Siman jadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya punggung putra Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2019, Kamis (25/4).

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Dominasi FAI 2019, Siman Masih Dihantui Cedera
Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa menggigit medali emas saat menjuarai final renang 50 meter gaya punggung putra SEA Games 2017 di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8). [Antara]

Suara.com - Bekapan cedera tak menghalangi atlet renang andalan Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, untuk meraih prestasi. Terbukti Siman mampu jadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya punggung putra Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2019, Kamis (25/4).

Pada perlombaan yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta itu, Siman menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 26,10 detik.

Catatan waktu itu mengalahkan perenang asal Jawa Barat, Ricky Anggawijaya dan rekannya di DKI Jakarta, Dwiki Anugrah yang masing-masing harus puas menempati posisi kedua dan ketiga.

Meski menjadi juara, catatan waktu Siman sejatinya masih jauh dari rekor terbaiknya yakni 25,01 detik yang dibukukan saat turun di Asian Games 2018 lalu.

Perenang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat melaju dalam final renang 50 meter gaya punggung putra SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8/2017) malam. [Antara/Sigid Kurniawan]
Perenang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat melaju dalam final renang 50 meter gaya punggung putra SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8/2017) malam. [Antara/Sigid Kurniawan]

Terkait hal itu, Siman enggan ambil pusing. Menurutnya hal itu wajar karena hingga kini dia masih melakukan pemulihan cedera dislokasi bahu yang dibekap sejak Desember lalu.

"Kalau dari pelatih sih ya hasil ini not bad lah, karena latihannya masih belum ikut sama tim 100 persen," ujar Siman saat ditemui usai perlombaan.

"Karena kan habis di terapi dan pijat, jadi (masih) sakit ototnya. Jadi tadi masih berenang-renang saja, belum ikut program 100 persen," sambungnya.

Meski ada penurunan catatan waktu, Siman tetap menyambut positif hasil yang dicapai di FAI 2019 ini.

Atlet renang andalan Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat ditemui usai memenangi perlombaan nomor 50 meter gaya punggung putra FAI 2019 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4). [Suara.com/Arief Apriadi]
Atlet renang andalan Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat ditemui usai memenangi perlombaan nomor 50 meter gaya punggung putra FAI 2019 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4). [Suara.com/Arief Apriadi]

Pasalnya, dalam empat bulan terakhir atlet kelahiran Klungkung, Bali ini merasa was-was dengan cedera bahu yang dikhawatirkannya sewaktu-waktu bisa kambuh.

"Sekarang sih tidak ada masalah cuma lebih ke takut saja kalau dipaksakan takutnya lepas (dislokasi—red) lagi. Itu ketakutan tersendiri sih, karena saya merasa belum boleh 100 persen," tukasnya.

Selain turun di nomor 50 meter gaya punggung putra, Siman direncanakan juga akan turun di nomor 100 meter gaya bebas putra FAI 2019. Laga itu akan berlangsung, Sabtu (27/4/2019) mendatang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini