Terpukau Dukungan Fans CLS Knights, Brian: Kami Harus Juara Demi Mereka

Sekitar 150 suporter datang ke Singapura untuk memberikan dukungan langsung kepada CLS Knights.

Suara.Com
Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Terpukau Dukungan Fans CLS Knights, Brian: Kami Harus Juara Demi Mereka
Suporter CLS Knights Indonesia di OCBC Arena, Singapura. [Dok. CLS Knights Indonesia]

Suara.com - Pelatih BTN CLS Knights Indonesia, Brian Maurice Rowsom terpukau dengan dukungan suporter timnya saat menghadapi Singapore Slingers di laga pertama final ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019, Jumat (3/5/2019) malam.

Dalam laga yang akhirnya dimenangi CLS Knights dengan skor telak 86-67 itu, Knights Society-- julukan fans fanatik CLS Knights-- rela datang jauh-jauh dari Indonesia untuk mendukung langsung tim kesayangannya di OCBC Arena, markas Singapore Slingers.

Kurang lebih 150 Knights Society membaur bersama. Mereka memberikan dukungan tak lazim seperti layaknya para penonton basket yakni dengan bernyanyi dan meneriakan chant "Ayo CLS kita harus menang" selama pertandingan berlangsung.

Keriuhan fans CLS Knights disambut positif oleh Brian Maurice Rowsom. Mantan pebasket Liga Bola Basket Amerika Serikat (NBA) itu terkesan dan menyebut Knights Society sebagai suporter yang sangat gila.

"Pendapat saya mengenai mereka? Sangat 'gila'. Saya sudah berpetualang kemana saja, tapi atmosfer fans kami khususnya ketika bermain di Kandang sangat luar biasa," ujar Brian dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (4/5/2019).

Suporter CLS Knights Indonesia di OCBC Arena, Singapura. [Dok. CLS Knights Indonesia]
Suporter CLS Knights Indonesia di OCBC Arena, Singapura. [Dok. CLS Knights Indonesia]

"Fans CLS Knights salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat, mereka tetap mendukung saat kalah apalagi jika kami menang, yang jelas Knights Society memberikan pengaruh yang positif untuk mengangkat moral permainan tim," sambungnya.

Brian yang baru ditunjuk sebagai pelatih CLS Knights pada musim ini, menjelaskan jika gairah positif para fans harus dibalas dengan hasil positif pula.

Karena itu, mantan pemain Indiana Pacers dan Charlotte Hornets meminta anak latihnya membawa pulang gelar juara ABL 2018/2019 ke Indonesia.

"Kami harus juara demi mereka!," tukas Brian.

Kemenangan ini membuat CLS Knights membuka peluang untuk meraih gelar juara perdana di ajang ABL. Untuk diketahui laga final ABL menggunakan sistem best-of-five atau tim pertama yang meraih tiga kemenangan berhak menjadi juara.

Klub berjuluk Ksatria Indonesia itu membutuhkan minimal dua kemenangan lagi untuk memastikan trofi ABL, yang kali terakhir dipersembahkan klub basket Tanah Air pada 2012 silam melalui Indonesia Warriors.

Laga kedua final ABL 2018/2019 akan berlangsung Minggu (5/5/2019). Singapore Slingers masih akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini