Sesmenpora Jamin Pelatnas di GBK Tak Kena Biaya, Asal...

Tim panahan Indonesia yang hingga detik ini belum mendapat lampu hijau untuk menggelar Pelatnas di GBK.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Sesmenpora Jamin Pelatnas di GBK Tak Kena Biaya, Asal...
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto usai menghadiri pembukaan ajang balap sepeda Asian Track Championship 2019 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menjamin seluruh cabang olahraga yang menggelar Pelatnas di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) tak dikenakan biaya sepeserpun dari pihak pengelola GBK.

Pernyataan Gatot merupakan tanggapan dari kasus tim panahan Indonesia yang hingga detik ini belum mendapat lampu hijau untuk menggelar Pelatnas di GBK.

Tersendatnya izin menggunakan Lapangan Panahan GBK pun membuat Diananda Choirunnisa dan kolega terpaksa 'mengungsi' dan menggelar Pelatnas di Lapangan Panahan Cijantung, Jakarta Timur.

Menurut Gatot, berdasarkan peraturan yang dikeluarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, tarif nol rupiah untuk kegiatan Pelatnas cabang-cabang olahraga menuju SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade 2020 masih berlaku hingga saat ini.

Namun, kata Gatot, setiap cabang olahraga baru bisa menikmati fasilitas gratis tersebut jika telah mendapat surat rekomendasi untuk menggelar Pelatnas di GBK.

Pemanah Indonesia, Diananda Choirunisa, membidik sasaran saat bertanding melawan pemanah Cina Taipei, Lei Chien-ying, dalam babak semifinal panahan nomor recurve Individual putri Asian Games 2018 di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (23/8). [Antara/INASGOC/Aditya Pradana]
Pemanah Indonesia, Diananda Choirunisa, membidik sasaran saat bertanding melawan pemanah Cina Taipei, Lei Chien-ying, dalam babak semifinal panahan nomor recurve Individual putri Asian Games 2018 di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (23/8). [Antara/INASGOC/Aditya Pradana]

Surat rekomendasi itu bisa didapatkan setelah cabor terkait mengajukan Surat Keputusan (SK) Pelatnas lengkap kepada pihak Kemenpora.

"Peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) terkait hal itu masih berlaku," ujar Gatot S. Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Nah yang jadi masalah itu beberapa waktu lalu ada permintaan dari Pak Winarto selaku direktur utama PPK GBK agar SK pelatnas tiap cabor dijadikan satu, agar mudah diaudit," sambungnya.

Terkait kasus tim panahan, Gatot mengakui jika pihak Kemenpora telah menerima SK yang diberikan PP Perpani. Proses pembuatan surat rekomendasi Pelatnas panahan tengah dalam tahap penggodokan.

"Artinya, kalau sekarang Pelatnas di GBK masih berbayar, nanti kalau surat rekomendasi dari kami sudah keluar pasti nanti akan di-reimburse (biaya sewanya)," ujar Gatot.

"(Surat rekomendasi itu) meskipun ditetapkannya nanti, tapi berlaku mulai Januari 2019 untuk setiap cabor," pungkasnya.

Sebelumnya PP Perpani mengeluhkan belum turunnya izin untuk menggunakan Lapangan Panahan GBK untuk menggelar pelatnas.

Taufan Tri Anggoro selaku Tim Manajer, menyebut surat resmi yang mereka kirim belum direspons pihak Kemenpora maupun PPK GBK.

"Yang pasti surat resmi untuk penggunaan GBK sudah kita ajukan, namun belum bisa terealisasi sampai dengan saat ini," kata Tim Manajer Perpani, Taufan Tri Anggoro saat dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini