Posisinya di Timnas Diganti Toroman, Cacing Legawa, Ingin Curi Ilmu

Bila Perbasi resmi mengontrak Toroman sebagai pelatih Timnas Indonesia, Cacing akan menjadi asisten pelatih.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Posisinya di Timnas Diganti Toroman, Cacing Legawa, Ingin Curi Ilmu
Wahyu Widayat Jati (kanan), atau yang akrab disapa Cacing, saat masih melatih NSH Jakarta. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Wahyu Widayat Jati enggan merisaukan masa depannya di kursi kepelatihan Timnas Basket Indonesia. Ia tak mempermasalahkan bila posisinya diganti Rajko Toroman.

Seperti diketahui, PP Perbasi selaku induk olahraga basket nasional, tengah menjalin negosiasi dengan Toroman untuk menangani Timnas Indonesia.

Sebelum resmi menunjuk pelatih asal Serbia itu, Perbasi rencananya akan lebih dulu berdiskusi dengan pihak pemerintah.

Cacing—sapaan akrab Wahyu—yang kini masih menakhodai Timnas Indonesia, legawa dan menyambut baik rencana Perbasi.

Pelatih Timnas Basket Indonesia, Wahyu Widayat Jati (kedua dari kiri), memberikan arahan kepada anak asuhnya dalam latihan persiapan menuju SEA Games 2019 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pelatih Timnas Basket Indonesia, Wahyu Widayat Jati (kedua dari kiri), memberikan arahan kepada anak asuhnya dalam latihan persiapan menuju SEA Games 2019 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Walaupun, perekrutan Toroman otomatis bakal membuat posisinya sebagai pelatih kepala lengser.

Dia berharap datangnya datangnya pelatih asing sarat pengalaman seperti Toroman, bisa memberi dampak positif dan masukan bagi dunia perbasketan Indonesia.

"Belum lama saya ngobrol banyak juga lah sama coach Toro. Kalau lihat dari pengalaman dia, saya berharap ada transfer ilmu yang banyak lah," ujar Cacing saat dihubungi Suara.com, Selasa (25/6/2019).

"Ilmu yang bisa dia kasih ke kita untuk perbasketan Indonesia. Agar bisa lebih meningkat," sambugnya.

Cacing menambahkan, nantinya bila Perbasi resmi mengontrak Toroman, maka dia akan mendampingi pria 64 tahun itu sebagai asisten pelatih.

Calon pelatih Timnas Basket Indonesia asal Serbia, Rajko Toroman (tengah), usai menghadiri konferensi pers Timnas Indonesia menuju FIBA Asia Cup 2021 di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (21/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Calon pelatih Timnas Basket Indonesia asal Serbia, Rajko Toroman (tengah), usai menghadiri konferensi pers Timnas Indonesia menuju FIBA Asia Cup 2021 di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (21/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Rajko Toroman dibidik Perbasi lantaran dinilai punya segudang prestasi baik di kancah Asia maupun dunia.

Tercatat, Toroman pernah menjadi asisten pelatih Timnas Yugoslovia dan pelatih kepala Timnas Yugoslovia U-22.

Ia juga sempat menangani Timnas Iran dan membawa timnya lolos ke Olimpiade 2008 Beijing.

Di samping itu, Toroman pernah menangani Timnas Filipina. Bersama Gilas Pilipinas—julukan Filipina—ia membawa timnya menjadi semifinalis FIBA Asia 2011.

Pelatih basket asal Serbia, Rajko Toroman, saat menangani Timnas Filipina. [AFP/Goh Chai Hin]
Pelatih basket asal Serbia, Rajko Toroman, saat menangani Timnas Filipina. [AFP/Goh Chai Hin]

Rekam jejak itulah yang membuat Perbasi terpincut memakai jasa Toroman. Ia diharapkan bisa mewujudkan mimpi Indonesia tampil di Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup 2023.

Sebagaimana diketahui, Indonesia tak mendapat hak langsung lolos ke FIBA World Cup 2023 meski berstatus sebagai salah satu tuan rumah, bersama Filipina dan Jepang.

FIBA, selaku federasi basket dunia, meminta Indonesia lolos dan masuk 10 besar ajang FIBA Asia Cup 2021 terlebih dahulu, untuk melihat kelayakan kualitas tim Garuda di Piala Dunia Basket 2023 nanti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini