Indonesia Open: Dilibas Hendra / Ahsan, Juara Asia 2019 'Salahkan' Penonton

Ini menjadi kekalahan ketiga Endo/Watanabe dari Hendra/Ahsan dalam empat pertemuan terakhir.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Indonesia Open: Dilibas Hendra / Ahsan, Juara Asia 2019 'Salahkan' Penonton
Pasangan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, tersingkir dari Indonesia Open 2019 usai kalah dari wakil tuan rumah, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Pasangan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe takjub dengan penampilan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak perempat final Indonesia Open 2019, Jumat (19/7).

Pasangan peringkat enam dunia itu memberi pujian kepada The Daddies—julukan Hendra/Ahsan. Mereka menilai Hendra/Ahsan masih pantas lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Penilaian itu disampaikan Endo/Watanabe usai dihentikan Hendra/Ahsan di babak perempat final Indonesia Open 2019 dalam pertarungan rubber game.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, melaju ke semifinal Indonesia Open 2019 usai mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, melaju ke semifinal Indonesia Open 2019 usai mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7). [Humas PBSI]

Sempat tampil trengginas di game kedua, mereka akhirnya takluk dengan skor 15-21, 21-9, dan 20-22 di Istora Senayan, Jakarta.

"Indonesia punya banyak pemain unggulan di ganda putra. Itu sama seperti Jepang. Tapi Hendra/Ahsan adalah pemain senior dan banyak pengalaman," ujar Watanabe usai pertandingan.

"Menurut saya mereka layak-layak saja ke Olimpiade 2020. Tapi saya juga tak bisa memutuskan apakah Hendra/Ahsan lebih layak dari wakil-wakil yang lain. Secara pribadi sih mereka layak," sambungnya.

Endo/Watanabe sejatinya memiliki kesempatan untuk merebut tiket ke babak semifinal Indonesia Open 2019.

Pada game ketiga, pasangan juara Badminton Asia Championships 2019 itu berhasil mengejar ketertinggalan dari 9-17 hingga berbalik unggul 20-19.

Namun, memasuki poin-poin kritis, Endo/Watanabe gagal mengambil kesempatan. Mereka kehilangan tiga angka beruntun hingga kalah 20-22.

"Pada game ketiga kami kurang konsentrasi dan merasa tertekan karena penonton. Saat ketinggalan kami tak bisa tenang dan fokus. Hal itu membuat permainan kami jadi kurang baik," pungkas Watanabe.

Ini menjadi kekalahan ketiga Endo/Watanabe dari Hendra/Ahsan dalam empat pertemuan terakhir.

Satu-satunya kemenangan mereka atas juara dunia 2013 dan 2015 itu terjadi di BWF World Tour Finals 2018.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini