Puncaki Klasemen MotoGP, Marc Marquez Fokus Ke Pesaing Gelar Terdekat

Marc Marquez tak ingin bicarakan rekor, ia ingin fokus ke pesaing gelar MotoGP.

Suara.Com
Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Puncaki Klasemen MotoGP, Marc Marquez Fokus Ke Pesaing Gelar Terdekat
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, memimpin selepas start pada balapan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (7/7/2019). [AFP/Tobias Schwarz]

Suara.com - Pemuncak klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez sepertinya tidak begitu lega dengan situasinya saat ini. Padahal, ia punya jarak 58 poin dengan pesaing gelar terdekat, Andrea Dovizioso yang berada di peringkat kedua.

Setengah musim MotoGP 2019 dijalani Baby Alien dengan catatan yang tidak sempurna, memang, tapi cukup bagus.

Kemenangan di seri kesembilan di MotoGP Jerman, membuat rider asal Spanyol itu duduk manis di puncak klasemen dengan raihan 185 poin. 

Tak hanya soal posisi di klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez juga sukses meneruskan tren positif kala berlaga di Sachsenring.

Di musim ini Marc Marquez berhasil memenangi lagi MotoGP Jerman, membuatnya meraih total 10 kali kemenangan di Sachsenring. Tak heran kalau ia dijuluki Sachsenking.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merayakan keberhasilannya memenangi balapan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (15/7/2018). [AFP/Robert Michael]
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merayakan keberhasilannya memenangi balapan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (15/7/2018). [AFP/Robert Michael]

Dilansir Speedweek, rekor tersebut tidak bisa membuat dirinya tenang. Pembalap kelahiran 17 Februari 1993 ini mengaku gelisah karena masih ada pesaing gelar MotoGP.

"Saat ini, karierku sedang sangat bagus. Sejak 2010, aku hanya gagal meraih gelar sebanyak dua kali, yaitu 2011 di Moto2 dan 2017 di MotoGP," buka Marc Marquez.

Pembalap 26 tahun itu melanjutkan "Aku sedang fokus dan berkonsentrasi di klasemen MotoGP. Ini penting, karena kita harus selalu fokus di setiap musim untuk bisa terus meraih hasil positif. Tujuannya jelas, memenangi gelar juara dunia di setiap musimnya, itulah yang membuat kamu bisa terus dalam kondisi terbaik dan jadi motivasi untuk bisa bersikap sebagai seorang juara," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini