Cegah Drama Winglet Jilid Dua, Aturan Aerodinamika MotoGP Direvisi Lagi

Hal ini bertujuan mencegah polemik seperti yang terjadi di awal musim.

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa | Cesar Uji Tawakal
Cegah Drama Winglet Jilid Dua, Aturan Aerodinamika MotoGP Direvisi Lagi
Winglet baru yang diterapkan pihak Ducati pada motor Andrea Dovizioso saat sesi kualifikasi MotoGP Argentina di Autodroma Termas de Rio Hondo, Sabtu (30/3/2019). [AFP/Juan Mabromata]

Suara.com - MotoGP musim 2019 sempat diramaikan dengan polemik 'pendingin ban' milik tim pabrikan Ducati.

Dipasang secara mendadak, empat tim pabrikan tersebut merasa tidak terima. Mreka bahkan nekat menggugat kemenangan Ducati walaupun akhirnya gugatan tersebut ditolak.

Demi mencegah hal tersebut kembali terulang, Komisi Grand Prix MotoGP dikabarkan melakukan revisi terkait peraturan mengenai perangkat aerodinamika di motor balap MotoGP.

"Peraturan ini bakal mencakup 'area abu-abu' dari peraturan sebelumnya, dan juga memuat panduan teknis terkait sektor tersebut," ujar FIM, dikutip dari Crash.

Tidak bisa melakukan perubahan mendadak, peraturan ini mewajibkan tiap pabrikan untuk mematenkan desain pada event MotoGP pertama di tahun depan. Meski begitu, mereka tetap bisa melakukan update perubahan desain sekali, per pembalap, selama kompetisi balapan.

Pebalap Ducati, Andrea Iannone [AFP/Josep Lago]
Andrea Iannone saat masih menggunakan motor ber-winglet. [AFP/Josep Lago]

Perangkat aerodinamika yang dimaksud adalah yang terdapat pada bagian fairing depan dan front fender sehingga swingarm tidak termasuk.

Selain itu, fairing dengan sayap seperti halnya MotoGP 2016 lalu disebut tidak diperbolehkan. Perangkat tambahan yang bertujuan mengatur aliran udara yang tertempel pada tubuh pembalap juga dilarang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini