Warga Bersih-bersih Usai Gowes Nusantara 2019 di Kendari

Gowes Nusantara bisa menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Warga Bersih-bersih Usai Gowes Nusantara 2019 di Kendari
Warga Kendari, Sulawesi Tenggara dalam Gowes Nusantara 2019, Minggu (15/9/2019). (Dok : Menpora).

Suara.com - Warga Kendari, Sulawesi Tenggara, mengikuti "Gowes Nusantara 2019",  yang merupakan program andalan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Acara yang digelar Minggu (15/9/2019)  itu mengambil tagline "Ayo Bergerak, Dimana Saja dan Kapan Saja" dan dilepas Plt Asisten Deputi Olahraga Rekreasi (Asdep Orek) Menpora, Edi Nurinda.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain turun langsung memimpin kegiatan sejauh 10 kilometer. Rute dimulai dari Pelataran Tugu Religi, depan Kantor Wali Kota Kendari menuju Kendari Beach melalui Jalan Abunawas - Polsek Mandonga - Jalan By Pass - Hotel Claro - Kendari Beach - Titik Putar di Lapangan Benu Benua - Eks Kantor Dikbud Provinsi - SMAN 1 Kendari - Kodim 1417 Kendari - Masjid Agung Alkautsar dan kembali finish di depan Kantor Wali Kota Kendari.

Walikota Kendari Sulkarnain mengapresiasi kegiatan Gowes Nusantara yang merupakan program prioritas Kemenpora. Ini merupakan edisi ketiga yang digelar di Kendari, setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2017 dan 2018.

"Ke depan, kami berharap kegiatan ini bisa ditingkatkan lagi dengan promosi, supaya lebih meriah. Kami juga perlu mengapresiasi kegiatan gowes karena bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan bersilaturahmi," ujar Sulkarnain.

Ia menambahkan, Gowes Nusantara juga bisa menumbuhkan ekonomi kerakyatan, karena banyak pedagang kaki lima yang diperbolehkan menjajakan dagangannya di sekitar lokasi. Warga bisa mendapatkan pemasukan hasil dari menjual makanan, minuman, pakaian hingga suvenir.

"Event seperti ini perlu digalakkan, karena bisa menumbuhkan ekonomi kreatif. Kami berharap, tahun berikutnya bisa kembali digelar di Kendari," katanya.

Di acara itu, Sulkarnain juga mengajak warganya untuk memungut sampah usai kegiatan berakhir. 

"Saya berpesan, mari kita jaga perilaku untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga kita akan selalu dipercaya mengadakan kegiatan nasional di masa-masa yang akan datang," tuturnya.

Sementara itu, Edi Nurindra turut mengapresiasi antusiasme ribuan warga Kendari yang berpartisipasi dalam Gowes Nusantara. Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengajak masyarakat untuk bergerak dan berolahraga.

"Luar biasa hari ini. Gowes Nusantara digunakan ajang silaturahmi, sekaligus memberikan motivasi dan semangat berolahraga," kata Edi, yang juga menjabat Kepala PP ITKON Kementerian Pemuda dan Olahraga itu.

Ia berharap, masyarakat tak berhenti berolahraga di Gowes Nusantara kali ini saja. Setelah ini, warga juga harus tetap bergerak, minimal tiga kali dalam satu minggu.

"Mari berolahraga dimana saja tanpa terkecuali. Bukan hari ini saja, tapi harus dilaksanakan minimal tiga kali dalam seminggu," kata Edi. 

Kegiatan gowes kian semarak dengan digelarnya  berbagai acara di dalamnya seperti senam gowes, SKJ 2018 dan poco-poco. Masyarakat diajak bergoyang dengan dipandu instruktur yang berpengalaman.

Panitia juga menyediakan doorprice, antara lain sepeda, kulkas, pemanas nasi, dispenser, setrika dan sejumlah hadiah hiburan lainnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini